Tim Sar Belum Temukan Korban Yang Tenggelam di Sungai Batanghari

Tim Sar Belum Temukan Korban Yang Tenggelam di Sungai Batanghari


Suaratebo,net. Tebo - Hingga jum'at (11/01/2019) pagi ini, Palan bocah berusia 5 tahun yang tenggelam di tepian sungai Batanghari yang berada di Desa Teluk Singkawang, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo belum juga ditemukan.

Tim Sar dari BPBD Provinsi Jambi yang menerjunkan 6 personil dan di bantu warga sekitar kini tengah berusaha mencari korban di bibir sungai Batanghari.

Salah satu petugas dari BPBD Provinsi jambi mengaku kesulitan dalam mrlakukan pencarian korban. Pasalnya, air di lokasi kejadian sangat deras.

"Derasnya air ini membuat kita kesulitan mencari korban," singkatnya. Jum'at (11/01/2019).

Sementara, Iskandar salah satu warga Desa Teluk Singkawang, mengatakan bahwa pencarian korban kembali dilakukan pagi ini, karena Tim Sar yang dikerahkan ke lokasi kejadian baru datang tadi malam.

"tadi malam ada sebagian warga yang mencari korban, dan ada juga warga yang melakukan do'a bersama berharap korban segera ditemukan," jelasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Palan (5), warga RT 13 Desa Teluk Singlawang, Kecamatan Sumay dikabarkan tenggelam di Sungai Batanghari di Desa Teluk Singkawang, pada Kamis (10/01/2019) sekira pukul 15:30 wib.

Menurut informasi dilapangan, bocah bernama Palan yang masih mengenyam di bangku TK ini tenggelam saat mancing bersama teman-temannya. Diduga, palan terpeleset saat mancing sambil makan roti.

Kapolsek Sumay, IPTU Asep Ruhyana, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian membenarkan adanya informasi tenggelamnya seorang bocah berusia 5 tahun. 

"Ya benar, ada warga yang melapor bahwa ada kejadian bocah tenggelam di Sungai Batanghari," kata Kapolsek.

Kapolsek juga menerangkan bahwa saat ini pihak kepolisian dan sejumlah warga masih melakukan pencarian di bibir sungai. Pihaknya juga sudah menghubungi Tim Sar untuk membantu mencari korban.

"Kita masih nunggu Tim Sar yang kini masih dalam perjalanan," singkatnya

Saat ditanya apakah pencarian masih terus dilakukan hingga malam hari, Kapolsek mengaku bahwa masyarakat akan terus mencari hingga malam hari. Jika belum ditemukan, kemungkinan pencarian akan dihentikan hingga pukul 21:00 wib.

"Meskipun saat ini turun hujan disertai angin kencang, warga masih mencari korban," pungkasnya.

Salah satu warga Desa Teluk Singkawang bernama Nabil mengatakan bahwa Palan terpeleset kemudian tenggelam saat mancing dan makan roti.

"Ya bang, tadi Palan dengan kawannya bernama Akbar mancing di sungai Batanghari. Pada saat mancing sambil makan roti tiba-tiba palan jatuh ke Sungai," kata Nabil.

Pantauan harian ini dilokasi kejadian melihat sejumlah anggota Polisi dan di bantu puluhan warga masih melakukan pencarian dibibir sungai. Pencarian korban sepertinya sedikit terganggu karena saat ini di TKP sedang turun hujan disertai angin kencang.

Hingga berita ini diterbitkan, sekitar pukul 17:45 wib bocah malang tersebut masih belum diketemukan. Pihak kepolisian dan warga masih melakukan pencarian. (ST,end)