Dikira Mau Menyerang, PKL Sambangi BPPRD

Dikira Mau Menyerang, PKL Sambangi BPPRD



Suaratebo.net, Sarolangun  - Kesadaran para Pedagang Kaki Lima (PKL)  yang mendatangi kantor BPPRD Kabupaten Sarolangun, pada, (17/07/2018)  meminta kepada pihak BPPRD untuk mendata diri mereka, agar mereka taat akan Pajak Daerah Kabupaten Sarolangun. 

Hal tersebut dibenarkan Ujang yang merupakan Kabid Ristribusi Daerah mengatakan bahwa pada (17/07/2018) lalu para pedagang kaki lima yang di tertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja meminta agar dirinya di data, dan pedangang tersebut ingin menunggu LOS untuk berjualan. 

"Iya, tanggal 17 juli kemarin bulan lalu pedagang datang kesini, dikira mau demo ini, ternyata pedagang tersebut bertanya, tentang bagaimana nasib mereka, dan mereka meminta diri mereka untuk didata secara resemi dalam hal restribusi pajak"  Ujarnya. 

Pihak BPPRD sendiri akan segera merealisasi LOS (kios pedagang) di pasar atas Sarolangun sebanyak 17 LOS yang akan pakai oleh pedagang tersebut, dan Pihak BPPRD telah mendata baru berjumlah 13 orang yang mengajukan diri bersedia menempati LOS pasar tersebut. 
"Kita akan menyiapkan 17 LOS di pasar atas, dan pedagang baru terdata ada 13 pedagang, mungkin yang lain menyusul" tambahnya. (08/08/2018)

Sementara untuk biaya sewa LOS tersebut dan besaran pajanyanya belum ditentukan, hal ini dikarenakan besarnya LOS yang disediakan pihak BPPRD berfariasi ukurannya, selain itu pedagang yang nantinya menghinu LOS tersebut agar tidak lupa untuk selalu membayar pajak, jangan hanya diawal akan mendapatkan LOS, jika pedagan taat akan pajak, maka PAD Sarolangun akan bertambah juga.
“untuk besaran sewa LOS dan besaran pajak belum kita tentukan, karena besar LOS berfariasi ukurannya, dan kita meminta kepada pedagang nantinya, untuk selalu rutin membayar pajak pada waktunya, jangan hanya cerita awal saja ingin membayar pajak, karena jika pedagang taat pajak akan membantu mendongkrak PAD Kabupaten Sarolangun” Tutupnya memberikan himbauan kepada pedagang. (Qq)