Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polres OKU Selatan Ground Check Hotspot di Buay Pemaca, Temukan 1,5 Hektare Lahan Terbakar

Polres OKU Selatan gelar ground check hotspot di Desa Sidodadi. Temukan 1,5 hektare lahan terbakar, petugas amankan bukti & pasang plang perkara.
Polres OKU Selatan Ground Check Hotspot di Buay Pemaca, Temukan 1,5 Hektare Lahan Terbakar

Muaradua, Suaratebo.net - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres OKU Selatan melalui Unit Tindak Pidana Khusus (Pidsus) bergerak cepat menindaklanjuti pantauan titik panas (hotspot) dengan melakukan verifikasi lapangan (ground check) di Desa Sidodadi, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, pada Jumat (2/10/2026) sekira pukul 14.00 WIB.

Pengecekan di titik koordinat -4,6972290, 104,1505120 tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Pidsus Ipda Dr. Victor Fitrizal Auli, S.Psi., M.Si., CEH.Master bersama personel serta warga setempat.

Berdasarkan pemeriksaan fisik di lokasi dan pantauan udara menggunakan drone, petugas menemukan sekitar 1,5 hektare dari total 2,5 hektare lahan milik warga berinisial B dalam kondisi hangus terbakar. Di lokasi kejadian, ditemukan vegetasi semak dan rumpun bambu yang terindikasi kuat sengaja dibakar untuk pembukaan areal perkebunan.

Guna kepentingan proses hukum, tim Pidsus langsung mengamankan barang bukti sisa pembakaran di lokasi serta memasang plang resmi tanda penanganan perkara tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapolres OKU Selatan: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Lahan

Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menindak pelaku pembakaran lahan tanpa kompromi.

"Polres OKU Selatan berkomitmen penuh mendukung gerakan stop karhutla. Membuka lahan dengan cara membakar adalah tindakan melanggar hukum yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat luas. Saya sudah menginstruksikan jajaran untuk menindak tegas setiap pelaku tanpa kompromi," tegas AKBP I Made Redi Hartana.

Kasus Masuk Tahap Penyelidikan Intensif

Secara terpisah, Kasi Humas Polres OKU Selatan, AKP Amir Hamzah, S.Sos., M.M., menerangkan bahwa penemuan lahan terbakar tersebut saat ini sedang dalam proses penyelidikan intensif oleh Satreskrim.

"Perkara kebakaran lahan ini saat ini masih dalam proses penyelidikan. Petugas di lapangan telah mengamankan sampel sisa pembakaran dan memasang plang penanganan perkara. Langkah selanjutnya, penyidik memanggil saksi-saksi terkait untuk dimintai keterangan sebelum nantinya dilakukan gelar perkara," terang AKP Amir Hamzah.

Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat luas agar tidak membersihkan atau membuka areal perkebunan dengan cara dibakar. Selain ancaman sanksi pidana yang berat, praktik pembakaran lahan berpotensi memicu kerusakan ekosistem serta bencana polusi asap di wilayah OKU Selatan. (HS)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Polres OKU Selatan Ground Check Hotspot di Buay Pemaca, Temukan 1,5 Hektare Lahan Terbakar
  • Polres OKU Selatan Ground Check Hotspot di Buay Pemaca, Temukan 1,5 Hektare Lahan Terbakar
  • Polres OKU Selatan Ground Check Hotspot di Buay Pemaca, Temukan 1,5 Hektare Lahan Terbakar
  • Polres OKU Selatan Ground Check Hotspot di Buay Pemaca, Temukan 1,5 Hektare Lahan Terbakar
  • Polres OKU Selatan Ground Check Hotspot di Buay Pemaca, Temukan 1,5 Hektare Lahan Terbakar
  • Polres OKU Selatan Ground Check Hotspot di Buay Pemaca, Temukan 1,5 Hektare Lahan Terbakar