Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Demi Tebo Maju Agus - Nazar Boyong Dana Rp. 1 Triliun Untuk Pembangunan

Demi Tebo Maju Agus - Nazar Boyong Dana Rp. 1 Triliun Untuk Pembangunan

Suaratebo.net, Tebo - Dengan  keterbatasan kemampuan fiskal daerah, tidak menjadi alasan bagi Pemerintah Kabupaten Tebo untuk berhenti memperjuangkan pembangunan.

Terbukti Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE, MM bersama Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, SE, M.Si., terus melakukan strategi jemput bola ke pemerintah pusat.

Berbagai kebutuhan pembangunan Kabupaten Tebo dibawa langsung ke kementerian dan lembaga pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan untuk membuka sumber pembiayaan pembangunan di luar kemampuan APBD.
Hasilnya, sejumlah program pembangunan berskala besar berhasil diperjuangkan, terutama di sektor pendidikan. 

Diantaranya Proyek Strategis Nasional
(PSN) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), Program Sekolah Rakyat (SR), serta Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Jika dihitung dari nilai dukungan dua program pendidikan berskala besar, yakni SNT dan Sekolah Rakyat, totalnya mencapai sekitar Rp. 1 triliun.

SNT Senilai Sekitar Rp300 Miliar.

Salah satu program strategis yang diperjuangkan Pemkab Tebo adalah Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dengan nilai sekitar Rp300 miliar.
Program tersebut diproyeksikan menghadirkan fasilitas pendidikan terpadu dengan sarana dan prasarana pendukung untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tebo.

Masuknya program berskala nasional ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pembangunan sumber daya manusia.
Bagi Pemkab Tebo, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik. Peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan juga menjadi bagian penting dalam pembangunan jangka panjang.

Dengan dukungan pemerintah pusat tersebut, pembangunan sektor pendidikan di Tebo tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan APBD.

Sekolah Rakyat Capai Sekitar Rp.700 Miliar.

Selain SNT, Kabupaten Tebo juga mendapatkan dukungan melalui Program Sekolah Rakyat (SR) dengan nilai sekitar Rp. 700 miliar.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Jika nilai SNT sekitar Rp. 300 miliar dan Sekolah Rakyat sekitar Rp. 700 miliar digabungkan, total dukungan pembangunan mencapai sekitar Rp. 1 triliun.

Besarnya nilai tersebut menunjukkan upaya Pemkab Tebo membuka ruang pembiayaan pembangunan melalui pemerintah pusat di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Sekolah yang ada juga direvitalisasi.

Dukungan pemerintah pusat tidak hanya diarahkan pada pembangunan fasilitas pendidikan baru. Kabupaten Tebo juga mendapatkan dukungan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas serta kelayakan sarana dan prasarana sekolah yang telah ada.

Dengan demikian, pembangunan pendidikan di Tebo mencakup pembangunan fasilitas baru, perluasan akses pendidikan, sekaligus peningkatan kualitas sekolah yang sudah digunakan masyarakat.

Revitalisasi sekolah diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan mendukung kegiatan belajar mengajar.

Jemput Bola ke Pemerintah Pusat
rangkaian program tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Tebo dalam menghadapi keterbatasan fiskal daerah.
Pemerintah daerah menyadari pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan APBD. Karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan kementerian serta lembaga pemerintah pusat terus dilakukan untuk memperjuangkan kebutuhan pembangunan Kabupaten Tebo.

Bupati Agus Rubiyanto bersama Wakil Bupati Nazar Efendi membawa berbagai kebutuhan daerah ke tingkat pusat agar dapat memperoleh dukungan melalui program-program pemerintah pusat.

Bagi Pemkab Tebo, dukungan tersebut bukan semata-mata mengenai besarnya nilai anggaran. Yang terpenting adalah bagaimana program yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Mulai dari peningkatan fasilitas pendidikan, perluasan akses belajar hingga perbaikan sarana sekolah, seluruhnya diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tebo.

Ditengah keterbatasan APBD, strategi jemput bola ke pemerintah pusat menjadi salah satu upaya Pemkab Tebo untuk membuka lebih banyak peluang pembangunan.

Dukungan berbagai program tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan sektor pendidikan sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Tebo Cerdas 2030.(Red-ST)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Demi Tebo Maju Agus - Nazar Boyong Dana Rp. 1 Triliun Untuk Pembangunan
  • Demi Tebo Maju Agus - Nazar Boyong Dana Rp. 1 Triliun Untuk Pembangunan
  • Demi Tebo Maju Agus - Nazar Boyong Dana Rp. 1 Triliun Untuk Pembangunan
  • Demi Tebo Maju Agus - Nazar Boyong Dana Rp. 1 Triliun Untuk Pembangunan
  • Demi Tebo Maju Agus - Nazar Boyong Dana Rp. 1 Triliun Untuk Pembangunan
  • Demi Tebo Maju Agus - Nazar Boyong Dana Rp. 1 Triliun Untuk Pembangunan