Bupati Tebo Serahkan Alat Bantu dan S-Empat Genting 2026
![]() |
| Bupati Tebo Agus Rubiyanto didampingi Wakil Bupati Nazar Efendi saat menyerahkan bantuan alat bantu fisik dan program S-Empat Genting kepada warga di Kecamatan Rimbo Ulu. |
Muara Tebo, Suaratebo.net - Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, S.E., M.Si., secara resmi menyerahkan bantuan alat bantu fisik yang dirangkaikan dengan penyaluran program S-Empat Genting di Kecamatan Rimbo Ulu dan Kecamatan Rimbo Bujang pada Selasa (20/10/2026). Langkah strategis ini merupakan wujud intervensi langsung Pemerintah Kabupaten Tebo dalam memfasilitasi kebutuhan mobilitas warga rentan sekaligus mengakselerasi penanganan stunting untuk kesejahteraan keluarga.
Optimalisasi Alat Bantu untuk Kelompok Rentan
Penyerahan alat bantu ini ditargetkan khusus bagi masyarakat penyandang disabilitas dan kelompok lansia agar mereka dapat menjalankan aktivitas keseharian dengan lebih mandiri dan produktif. Kehadiran bantuan fisik dinilai sangat krusial dalam menunjang kualitas hidup penerima manfaat.
Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, S.E., M.M., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kebijakan yang inklusif dan tepat sasaran bagi seluruh lapisan warga.
"Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tebo terus berupaya menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput, khususnya bagi kelompok yang sangat memerlukan dukungan aksesibilitas untuk beraktivitas secara layak," ujar Agus Rubiyanto dalam sambutannya.
Intervensi Stunting Melalui Program S-Empat Genting
Selain alat bantu fisik, penyaluran bantuan program S-Empat Genting difokuskan pada keluarga yang memiliki anak berisiko gangguan pertumbuhan atau stunting. Program ini melibatkan intervensi pemenuhan gizi spesifik serta pendampingan kesehatan berkelanjutan guna memutus mata rantai masalah gizi buruk di Kabupaten Tebo.
Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, S.E., M.Si., menyoroti pentingnya kolaborasi antar-instansi dalam menyukseskan program peningkatan derajat kesehatan keluarga tersebut.
"Bantuan melalui program S-Empat Genting ini merupakan bagian dari upaya holistik kita dalam mendukung percepatan penanganan stunting. Pemerintah daerah terus mendorong sinergi lintas sektor mulai dari tenaga kesehatan hingga aparat desa—agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi penerima," jelas Nazar Efendi.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Tebo akan melakukan pemantauan berkala (monitoring) terhadap para penerima manfaat. Langkah evaluasi ini dilakukan untuk memastikan alat bantu difungsikan dengan baik serta memantau kurva pertumbuhan anak-anak penerima program S-Empat Genting hingga dinyatakan bebas dari risiko stunting. (HS)


