Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca-Gempa M 7,7 Flores, Tsunami Terdeteksi di 16 Lokasi

BMKG catat 2.768 gempa susulan pasca-gempa M 7,7 di Flores. Korban jiwa mencapai 69 orang dan tsunami terdeteksi di 16 lokasi pada 4 provinsi.
BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca-Gempa M 7,7 Flores, Tsunami Terdeteksi di 16 Lokasi (Generate By Gemini AI)

Jakarta, Suaratebo.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa aktivitas seismik pasca-gempa tektonik kuat bermagnitudo M 7,7 di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung. Hingga Rabu (19/8/2026) pukul 05.00 WIB, tercatat sebanyak 2.768 gempa bumi susulan (aftershock) melanda kawasan tersebut.

Melansir BMKG, gempa susulan yang tercatat memiliki rentang magnitudo M 1,1 hingga M 6,2. Dari ribuan rentetan gempa tersebut, sebanyak 24 kejadian memiliki magnitudo di atas M 5,0 dan 81 gempa guncangannya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menerangkan bahwa pemicu utama bencana ini adalah aktivitas tektonik di Flores Back-Arc dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Gempa dangkal yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB tersebut turut memicu gelombang tsunami di kawasan pesisir sekitarnya.

"Berdasarkan data sementara, gempa susulan ini diprediksi akan berakhir 3 hingga 4 minggu ke depan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan yang masih terjadi," ungkap Wijayanto.

Dampak Tsunami di 4 Provinsi dan Catatan Korban Jiwa

BMKG memaparkan bahwa Sistem Peringatan Dini Tsunami dikirimkan hanya dalam waktu 2 menit 16 detik setelah guncangan utama. Peringatan berstatus Siaga hingga Waspada sempat diaktifkan untuk wilayah NTT, NTB, hingga Sulawesi sebelum akhirnya dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB.

Hasil pengamatan stasiun pasang surut mengonfirmasi konfirmasi tsunami melanda 16 titik yang tersebar di empat provinsi, yaitu NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara:

Tsunami Tertinggi: Tercatat di Pota, Manggarai Timur, NTT (ketinggian 1,605 meter pada pukul 05.03 WIB).

Tsunami Terendah: Terdeteksi di Bakalang, Alor, NTT (ketinggian 0,14 meter pada pukul 05.41 WIB).

Dampak bencana mencatat 69 korban jiwa meninggal dunia, 331 orang luka-luka, serta kerusakan bangunan dari skala ringan hingga berat. Kerusakan terparah teridentifikasi meluas di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, hingga Sikka (Maumere).

Langkah Mitigasi dan Survei Mikrozonasi BMKG

Guna mendukung proses pemulihan dan pemetaan risiko pascabencana, BMKG telah menerjunkan tim gabungan untuk melakukan survei makroseismik, pengukuran mikrotremor, serta verifikasi lapangan. Hasil survei ini akan digunakan sebagai dasar pemetaan mikrozonasi, evaluasi wilayah terdampak, dan rekomendasi teknis rekonstruksi pemukiman yang lebih aman.

BMKG mengimbau warga terdampak agar menghindari bangunan yang mengalami retak atau struktur rusak. Merekomendasikan masyarakat untuk terus memantau informasi resmi guna menghindari kepanikan dan risiko susulan. (HS)

Selengkapnya Disini

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca-Gempa M 7,7 Flores, Tsunami Terdeteksi di 16 Lokasi
  • BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca-Gempa M 7,7 Flores, Tsunami Terdeteksi di 16 Lokasi
  • BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca-Gempa M 7,7 Flores, Tsunami Terdeteksi di 16 Lokasi
  • BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca-Gempa M 7,7 Flores, Tsunami Terdeteksi di 16 Lokasi
  • BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca-Gempa M 7,7 Flores, Tsunami Terdeteksi di 16 Lokasi
  • BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pasca-Gempa M 7,7 Flores, Tsunami Terdeteksi di 16 Lokasi