Dikomandoi Emak-Emak, Ratusan Warga Pasaman Barat Gerebek Kafe Ilegal yang Nekat Beroperasi Lagi
![]() |
| Dikomandoi Emak-Emak, Ratusan Warga Pasaman Barat Gerebek Kafe Ilegal yang Nekat Beroperasi Lagi (Generate By Meta AI) |
Suaratebo.net, Pasaman Barat - Suasana di kawasan Padang Tujuah, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat berubah mencekam pada Kamis (21/5/2026) malam. Ratusan massa yang didominasi dan dikomandoi oleh emak-emak setempat melakukan aksi penggerebekan mendadak terhadap sebuah kafe yang diduga kuat menjalankan aktivitas hiburan malam ilegal.
Kafe tersebut diketahui merupakan tempat hiburan yang beberapa bulan lalu sudah pernah ditutup paksa oleh warga bersama aparat penegak hukum karena dinilai mengganggu ketertiban umum. Namun, belakangan tempat ini terindikasi nekat beroperasi kembali secara sembunyi-sembunyi.
Sempat Terjadi Ketegangan dengan Pemilik
Aksi protes massa ini tidak berjalan mulus begitu saja. Di lokasi kejadian, seorang pria yang diduga kuat sebagai pemilik kafe sempat menghadang warga. Ia bersikeras mengklaim bahwa tempat usahanya sudah tidak beraktivitas lagi sejak penutupan pertama.
Mendengar pengakuan sepihak tersebut, ratusan warga yang sudah telanjur geram menolak percaya begitu saja. Ketegangan fisik dan adu mulut yang cukup sengit pun sempat pecah di depan halaman kafe antara massa dengan pihak pengelola.
"Awalnya seorang pria yang diduga pemilik kafe mengaku jika tempatnya tidak beroperasi lagi. Akan tetapi ratusan warga tidak percaya dan sempat terjadi ketegangan antara warga dan pemilik," demikian situasi yang dilaporkan, dikutip dari IG @sumbarheadline. (22/5/26)
Petugas Amankan LC dan Pengunjung di Dalam Kafe
Warga yang tidak menggubrisadang pemilik akhirnya merangsek masuk ke dalam area kafe untuk melakukan pemeriksaan mandiri. Kecurigaan emak-emak tersebut terbukti benar; di dalam ruangan kafe, warga memergoki keberadaan beberapa wanita yang berprofesi sebagai Ladies Companion (LC) atau pemandu lagu, lengkap dengan sejumlah pria hidung belang yang tengah menyewa jasa mereka.
Beruntung, di saat situasi di lokasi penggerebekan semakin memanas dan berpotensi menimbulkan aksi main hakim sendiri, personel Kepolisian bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pasaman Barat bergerak cepat tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
Aparat langsung mengamankan situasi, mengevakuasi para pemandu lagu serta pengunjung kafe, dan memastikan kondisi keamanan di kawasan Padang Tujuah kembali kondusif. Kasus ini kini dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang guna pemberian sanksi tegas terhadap pemilik usaha yang membandel. (HS)

