Banjir Rendam Rumah Warga, Harapkan Perhatian Pemerintah

Banjir Rendam Rumah Warga, Harapkan Perhatian Pemerintah


Suaratebo.net, Tebo - Musim penghujan di Kabupaten membuat Desa di beberapa kecamatan terendam banjir, intensitas hujan yang tinggi membuat debit air di sungai batanghari terus meningkat, kecil kemungkinan air surut dalam waktu dekat ini.

Seperti hari ini Kecamatan Tebo Tengah yang merupakan pusat kota Kabupaten Tebo di beberapa titik sudah terendam banjir, diantaranya fasilitas - fasilitas umum seperti sekolah, pasar dan rumah warga.

Desa Jatibelarik, Tambun Arang Kecamatan Sumay yang aksesnya dekat dengan kabupaten kota saat ini terisolir karena banjir, pasalnya jalan penghubung antara desa mereka dengan pusat kota direndam banjir setinggi 70 cm, untuk keluar dari desa tersebut warga harus mengeluarkan uang Rp. 5.000,- untuk sekali melakukan penyeberangan, sementara aktifitas warga tersebut kebanyakan melintasi rendaman banjir, jika saja warga melitas 4 kali pulang pergi dalam sehari termasuk anak-anak mereka yang sekolah warga harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 40.000,- sementara penghasilan warga teraebut lebih didominasi sebagai petani.

Seperti yang dikeluhkan oleh salah seorang warga bernama Damri mengakui, hingga saat ini belum ada sentuhan tangan pemerintah, baik desa maupun kabupaten yang bertindak, setidaknya pemerintah menyediakan tenda - tenda penampungan, dan kebutuhan warga yang lainnya.
"Kami sangat berharap kepada pemerintah baik desa maupun kabupaten, sudah 3 hari kami seperti ini kerja tidak bisa, sementara dapur harus berasap, sekali lagi kami mohon kepada pemerintah berikan solusi kepada kami" jelasnya seraya berharap.(25/1/20)

Damri yang rumahnya saat ini direndam banjir hingga ketinggian pinggang orang dewasa, saat Damri tinggal berasama keluarga di loteng atap rumah yang terkena banjir.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Antoni Faksi saat dikonfirmasi menjelaskan "Saat ini kita tengah meninjau daerah - daerah atau titik - titik yang terkena bencana banjir, dan akan berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa terkait" jelasnya.

Namun sangat disayangkan, bencana banjir yang ada dikabupaten tebo saat ini, belum terlihat adanya bantuan - bantuan pemerintah yang turun dilokasi banjir, yang dibutuhkan warga saat ini adalah tenda - tenda darurat, transportasi darurat dan lainnya.

Jika saja intensitas hujan di kabupaten tebo tidak berkurang dipastikan ratusan rumah akan menyusul direndam banjir. (ST-HS)