Iklan

Berlagak Seperti preman, Oknum BPPRD Terkesan Bermain Pungli

Minggu, 22 Desember 2019 | 22.12.19 WIB Last Updated 2019-12-22T14:09:55Z

Suaratebo.net,Merangin  - Maraknya pungli (Punggutan liar) di kabupaten merangin, kali ini Pungutan liar terhadap Pedagang Kaki lima (PKL) yang berkedok Karcis dan Meminta Bayaran dengan Pemaksaan Oleh Oknum Dari Dinas Badan Pengelolah Pajak dan Ristribusi  Daerah (BPPRD) Merangin. 

Pada jadwal yang di tentukan Dua Kali dalam 1 Minggu Pihak Oknum BPPRD tersebut Meminta Iyuran  Rp.5000, padahal yang Tertera dikarcis Yang di Berikan Hanya Rp. 1000.

Salah satu PKL yang Berdagang di Pinggir jalan Yang Bernama Ardian di konfirmasi suaratebo.net, Bahwa Penagihan Karcis Tersebut Dalam satu minggu ada dua kali. 

"Iya Penagih itu kata nya dari Dinas BPPRD Merangin, padahal di karcis hanya Tertera Rp. 1000 tapi dia minta Rp.  5000 Dan minta maksa, kalau tidak di kasih  idak Pergi-pergi, "Jelas Pedagang. 

Di tambah lagi oleh Ardian Bahwa Karcis itu Berbeda Warna Ada Warna Kuning dan Ada Warna Biru Dengan Keterangan  ( Kuning Kebersihan Dan Biru Keamanan). 

"Dalam seminggu ada dua karcis, yang kuning keterangan nya kebersihan dan yang biru keteranganya keamanan, padahal kan dak mesti kami laku terus dalam berjualan, tapi kami mintak laku terus lah kan, "Tutup Ardian. 

Ditambah lagi oleh Yoga dan Ipul Selaku pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan, dirinya juga di mintai oleh oknum BPPRD merangin Dengan Sebesar Rp. 5000 dengan sobekan karcis tiga. 

"Kayak preman bae, kalo tidak di bayar tidak mau pegi dari tempat kami, Mintak Rp. 5000 tapi karcis cuma di koyak 3 lembar, di karcis tulisan cuma Rp. 1000,"katanya.(Ety).
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Berlagak Seperti preman, Oknum BPPRD Terkesan Bermain Pungli

Trending Now

Iklan