Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan


Tebo Amankan 91% Alokasi Irigasi Jambi: Jemput Bola Rp34 Miliar APBN untuk Pertanian

Pemkab Tebo raih 20 dari 22 titik bantuan irigasi APBN 2026 bernilai Rp34 miliar untuk Jambi. Usulan tahap II sebanyak 60 titik kini diperjuangkan.
Bupati Tebo Agus Rubiyanto dan Wakil Bupati Nazar Efendi mengawal program pembangunan irigasi pertanian dari APBN.

Muara Tebo, Suaratebo.net - Strategi jemput bola yang digencarkan Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE., MM., bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, SE., M.Si., ke pemerintah pusat kembali membuahkan hasil signifikan bagi sektor pertanian daerah. Pada TA 2026, Kabupaten Tebo berhasil mengamankan 20 dari total 22 titik bantuan irigasi Tahap I yang dialokasikan Kementerian PUPR untuk Provinsi Jambi.

Total suntikan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk 20 titik irigasi tersebut diperkirakan mencapai Rp34 miliar. Angka ini menegaskan dominasi Kabupaten Tebo yang menyerap sekitar 91 persen dari total alokasi bantuan irigasi Tahap I se-Provinsi Jambi (dua titik tersisa dialokasikan untuk Kabupaten Bungo).

"Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen kami dalam memperjuangkan kebutuhan infrastruktur daerah di tengah keterbatasan kemampuan fiskal APBD. Kita harus aktif membangun komunikasi dan koordinasi ke pusat agar sektor pertanian Tebo mendapat dukungan maksimal," tegas Bupati Agus Rubiyanto di Muara Tebo, Selasa (13/10/2026).

Lonjakan Capaian Bantuan Irigasi Tebo (2025 vs 2026)

Capaian bantuan infrastruktur pengairan pada 2026 ini menunjukkan tren peningkatan kuantitas maupun kualitas dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Kabupaten Tebo meraih 16 titik bantuan irigasi yang disebar melalui tiga program utama APBN:

- Program SIPURI: 5 lokasi (mencakup 8 item pekerjaan teknis).

- Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) BWS: 4 titik lokasi pengairan.

- Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI): 7 titik berbasis pemberdayaan masyarakat.

Keberhasilan melompati capaian tahun lalu hingga mencapai 20 titik bernilai puluhan miliar rupiah pada Tahap I 2026 ini membuktikan efektivitas diplomasi anggaran daerah ke pemerintah pusat.

Perjuangkan Tahap II: Usulkan 60 Titik Irigasi Baru

Tidak berhenti pada Tahap I, Pemkab Tebo kini tengah mengawal ketat usulan Tahap II sebanyak 60 titik irigasi baru kepada pemerintah pusat. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan jaringan pengairan di kawasan-kawasan pertanian produktif yang selama ini masih bergantung pada sistem pengairan tadah hujan.

Penguatan jaringan irigasi dinilai menjadi kunci utama untuk:

- Menjamin kepastian pasokan air pengairan lahan saat musim kemarau.

- Menjaga ketepatan dan keberlangsungan pola musim tanam petani.

- Meningkatkan indeks pertanaman (IP) serta produktivitas panen padi dan palawija.

- Memperkuat pilar ketahanan pangan daerah dan nasional.

- Komitmen Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Petani

Langkah progresif kepemimpinan Agus-Nazar menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi lahan produktif di Kabupaten Tebo. Melalui penguatan infrastruktur pengairan, para petani diharapkan dapat memangkas biaya operasional sekaligus meraih hasil panen yang lebih melimpah.

Pemkab Tebo memastikan akan terus memantau proses verifikasi usulan Tahap II di kementerian terkait agar alokasi pendanaan tambahan dapat segera direalisasikan bagi masyarakat tani Kabupaten Tebo. (HS)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Tebo Amankan 91% Alokasi Irigasi Jambi: Jemput Bola Rp34 Miliar APBN untuk Pertanian
  • Tebo Amankan 91% Alokasi Irigasi Jambi: Jemput Bola Rp34 Miliar APBN untuk Pertanian
  • Tebo Amankan 91% Alokasi Irigasi Jambi: Jemput Bola Rp34 Miliar APBN untuk Pertanian
  • Tebo Amankan 91% Alokasi Irigasi Jambi: Jemput Bola Rp34 Miliar APBN untuk Pertanian
  • Tebo Amankan 91% Alokasi Irigasi Jambi: Jemput Bola Rp34 Miliar APBN untuk Pertanian
  • Tebo Amankan 91% Alokasi Irigasi Jambi: Jemput Bola Rp34 Miliar APBN untuk Pertanian