ISPU Tebo Berbahaya Tembus 817, Kasus ISPA Melonjak 23 Ribu Jiwa
![]() |
| Kabut asap tebal menyelimuti wilayah Kabupaten Tebo akibat polusi udara kategori berbahaya dan kebakaran hutan. |
Muara Tebo, Suaratebo.net - Kondisi kualitas udara di Kabupaten Tebo, Jambi, berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan data terbaru dari stasiun pemantau kualitas udara setempat, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencatatkan tingkat partikulat PM10 di angka 817 dan PM2.5 di angka 499. Angka ini menempatkan kualitas udara Tebo secara resmi dalam kategori Berbahaya, yang berisiko memicu dampak kesehatan serius bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pencemaran udara ekstrem ini berdampak langsung pada melonjaknya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo mencatat, hingga 7 Oktober 2026, akumulasi kasus ISPA di 20 Desa dalam 12 kecamatan telah menembus 23.145 jiwa.
Imbauan Dinkes: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Gunakan Masker
Menanggapi kondisi darurat polusi udara ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo meminta warga untuk mengambil langkah antisipasi secara ketat guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, dr. Riana Elizabet, M.K.M., Sp.K.K.L.P., mengimbau masyarakat untuk mengurangi paparan udara luar secara langsung.
"Hindari keluar rumah jika benar-benar tidak diperlukan. Jikapun harus keluar, gunakan masker dan jangan berlama-lama di luar rumah, karena tingkat pencemaran udara saat ini sangat mengkhawatirkan," tegas dr. Riana pada Kamis (8/10/2026).
Pergerakan Angin Picu Penebalan Kabut Asap
Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo terus memantau sumber titik panas (hotspot) yang memicu timbulnya asap.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, S.P., menjelaskan bahwa saat ini hanya terdeteksi satu titik panas utama di wilayahnya, tepatnya di Desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay. Titik tersebut telah ditangani oleh tim satgas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski demikian, Joko mengingatkan bahwa ancaman penebalan kabut asap masih berpotensi terjadi akibat faktor meteorologis.
"Titik hotspot di Suo-Suo bisa dikatakan sudah tertanggulangi. Namun, berdasarkan pantauan BMKG, pergerakan angin berhembus dari arah selatan menuju utara. Kondisi ini dapat membawa kiriman asap dan memicu semakin tebalnya kabut asap di wilayah Tebo," ungkap Joko.
Langkah Pencegahan Mandiri untuk Masyarakat
Untuk menekan laju kenaikan kasus ISPA di tengah paparan asap beracun, masyarakat diimbau menjalankan langkah-langkah berikut:
Gunakan Masker Standar: Pakai masker (minimal masker medis atau N95) saat harus beraktivitas di luar gedung.
Tutup Akses Udara Luar: Pastikan pintu dan jendela rumah tertutup rapat untuk mencegah masuknya partikel PM10 dan PM2.5.
Konsumsi Air Putih Lebih Banyak: Menjaga kelembapan tenggorokan dan membantu metabolisme tubuh mengeluarkan racun secara alami.
Segera Periksa ke Fasilitas Kesehatan: Jika mengalami gejala batuk, sesak napas, atau iritasi mata yang memberat, segera kunjungi puskesmas atau rumah sakit terdekat.

