Paus Leo XIV Jalani Operasi Paru di Roma, Vatikan Terbitkan Rilis
![]() |
| Ilustrasi Paus Leo XIV (Generate by Gemini AI) |
Vatikan, Suaratebo.net - Dunia Katolik global dikejutkan oleh kabar kondisi kesehatan pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma. Vatikan secara resmi mengonfirmasi bahwa Paus Leo XIV terdiagnosis mengidap kanker paru-paru (adenokarsinoma) setelah menjalani prosedur bedah toraks untuk mengangkat nodul di Rumah Sakit Universitas Agostino Gemelli, Roma.
Prosedur medis berdurasi kurang lebih 90 menit tersebut menyasar pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan dengan metode pembedahan minim invasif (video-assisted thoracic surgery). Tim dokter mengonfirmasi bahwa penanganan operasi berjalan lancar dan terencana.
"Paus Leo XIV telah menjalani tindakan bedah toraks sesuai jadwal. Hasil pemeriksaan jaringan organ secara histopatologi mengonfirmasi keberadaan sel adenokarsinoma paru-paru pada nodul yang diangkat," bunyi rilis medis resmi tim dokter RS Gemelli bersama Kantor Pers Vatikan.
Kondisi Stabil dan Proses Pemulihan di RS Gemelli
Paus yang berusia 71 tahun tersebut saat ini berada di ruang perawatan khusus lantai 10 Rumah Sakit Gemelli untuk menjalani pemulihan medis. Pihak Vatikan memastikan kondisi fisik Pemimpin Umat Katolik tersebut dalam keadaan stabil dan menunjukkan indikator vital yang baik.
Rangkaian fakta penting terkait agenda dan perawatan Paus Leo XIV:
Penemu Dini: Nodul paru-paru terdeteksi pada tahap sangat awal (early stage) dan berukuran terisolasi, sehingga tim medis merekomendasikan tindakan intervensi bedah langsung.
Penundaan Agenda Resmi: Seluruh agenda audiensi publik serta kegiatan kepausan ditangguhkan hingga setidaknya 20 Oktober mendatang guna memastikan proses pemulihan fisik berjalan optimal.
Roda Pemerintahan Tetap Berjalan: Administrasi Takhta Suci Vatikan mengonfirmasi bahwa tata kelola gereja tetap berjalan normal di bawah koordinasi Sekretariat Negara Vatikan selama masa rawat inap.
Gelombang Doa dan Dukungan Pemimpin Gereja Global
Pengumuman medis dari Vatikan memicu gelombang doa dan simpati dari para kardinal, uskup, serta juta jemaat Katolik di seluruh dunia. Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, menyampaikan apresiasi atas ketenangan dan kedamaian yang ditunjukkan Paus saat pertama kali mengumumkan rencana operasinya kepada publik di Alun-Alun Santo Petrus.
"Kami semua terkesan dengan ketenangan Bapa Suci saat menyampaikan kondisi kesehatannya. Seluruh jemaat mendukung beliau dalam doa agar proses pemulihan ini berjalan cepat dan tuntas," ungkap Kardinal Parolin.
Pihak rumah sakit memperkirakan Paus Leo XIV membutuhkan waktu pemulihan intensif sekitar satu pekan sebelum diperbolehkan kembali ke kediamannya di Vatikan. (HS)


