Ketua TP PKK Tebo Buka Pelatihan Baca Al-Qur'an 30 Menit
Muara Tebo, Suaratebo.net - Upaya akselerasi literasi Al-Qur'an dan penguatan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Tebo terus diperluas. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tebo Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M. menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Training of Trainers (TOT) "Metode 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an" yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tebo, Rabu (14/10/2026).
Program pelatihan ini dirancang secara sistematis untuk memperkuat kapasitas dan keterandalan para pendidik serta kader keagamaan dalam menerapkan teknik pengajaran membaca Al-Qur’an secara interaktif, praktis, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan usia.
Transformasi Pengajaran dan Penguatan Kapasitas Kader
Melalui skema Training of Trainers (TOT), para peserta pelatihan tidak hanya dibekali kemampuan teknis membaca Al-Qur'an secara cepat dan presisi, tetapi juga dilatih pedagogi pengajaran agar mampu mentransfer kembali pengetahuan tersebut secara masif di lingkungan masyarakat masing-masing.
Penggunaan metode pembelajaran inovatif ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi tantangan buta aksara Al-Qur'an, sekaligus memberikan pendekatan yang ramah dan efisien bagi pembelajar pemula.
"Pelatihan TOT ini memiliki nilai strategis dalam mencetak instruktur yang andal. Harapannya, pemahaman dan keterampilan yang didapat di sini dapat disebarluaskan kembali ke tengah masyarakat guna memperluas jangkauan pembinaan keagamaan hingga ke tingkat desa dan kelurahan," ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Tebo di sela-sela kegiatan.
Peran Sentral Keluarga dalam Pendidikan Karakter dan Religiusitas
Dalam arahannya, TP PKK Kabupaten Tebo menyoroti pentingnya sinergi antara lingkungan keluarga dan lembaga keagamaan. Keluarga diposisikan sebagai pilar utama dalam menanamkan nilai-nilai spiritualitas serta membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an sejak usia dini.
Pembinaan karakter religius anak yang dimulai dari rumah tangga dinilai menjadi pondasi paling kokoh dalam membentengi generasi muda di tengah arus modernisasi.
Oleh karena itu, TP PKK Kabupaten Tebo berkomitmen untuk terus menyokong serta berkolaborasi dalam berbagai program edukatif dan keagamaan. Langkah ini sejalan dengan program kerja PKK dalam memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat melalui penanaman nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan. (HS)


