Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada Modus Penipuan Sales Palsu Sasar Toko Tani di Tebo, Korban Rugi Jutaan Rupiah

Waspada modus penipuan menyasar pemilik toko tani di Tebo. Korban tergiur pesanan racun tikus skala besar dan rugi jutaan rupiah.

Gambar CCTV M. Solikin

Tebo, Suaratebo.net - Masyarakat dan para pelaku usaha di Kabupaten Tebo, Jambi, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman modus penipuan baru. Dugaan aksi kejahatan terorganisir ini menyasar toko-toko penyedia kebutuhan pertanian dengan memanfaatkan skenario pemesanan barang dalam jumlah besar.

Peristiwa ini menimpa M. Solikhin, pemilik Toko Tani Bina Usaha yang berlokasi di Desa Pelayang, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo. Solikhin mengaku menjadi korban dugaan penipuan terstruktur hingga mengalami kerugian materiil mencapai jutaan rupiah.

Kejadian berawal pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, saat dua pria tak dikenal mendatangi toko milik korban. Pelaku berpura-pura hendak membeli racun tikus merek Mie Shu dalam kuantitas besar. Karena stok di toko hanya tersisa tiga bungkus merek lain (Krisnakum), transaksi belum terjadi. Namun, kedua pelaku meninggalkan nomor telepon dan meyakinkan korban dengan mengaku sebagai warga Dusun Gajah Mati, Desa Sungai Keruh.

"Mereka bilang mau beli banyak. Saya jelaskan stok di toko tidak ada sebanyak itu. Sebelum pergi mereka meninggalkan nomor telepon dan mengaku tinggal di Desa Sungai Keruh, Dusun Gajah Mati. Karena mereka menjelaskan kondisi wilayah tersebut secara rinci, saya sama sekali tidak menaruh rasa curiga," ungkap Solikhin saat menceritakan kronologi kejadian.

Skenario dugaan penipuan berlanjut pada sore harinya, sekitar pukul 15.30 WIB. Sebuah mobil Toyota Avanza berplat nomor BH 1445 NN mendatangi toko korban. Pengemudi yang mengaku sebagai sales menawarkan berbagai barang dagangan, termasuk racun tikus merek Mie Shu yang sebelumnya dicari oleh pemesan pagi hari.

Melihat ketersediaan barang tersebut, Solikhin lantas menghubungi nomor pemesan yang ditinggalkan pagi harinya. Melalui sambungan telepon, calon pembeli meyakinkan korban dan memesan 500 bungkus racun tikus serta mengirimkan uang muka (DP) sebesar Rp500 ribu untuk meyakinkan korban.

Terbujuk oleh kepastian pemesanan tersebut, Solikhin tanpa ragu membeli 500 bungkus racun tikus langsung dari sales tersebut dengan nilai transaksi mencapai jutaan rupiah. Namun, tak lama setelah mobil sales pergi, nomor telepon pembeli mendadak tidak aktif, pesan WhatsApp tidak terkirim, dan komunikasi terputus total.

Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Kepolisian

Korban baru menyadari telah menjadi sasaran penipuan dengan modus rekayasa supply-demand (menciptakan permintaan palsu lalu mendatangkan penyedia barang). Beruntung, wajah dua pria yang mendatangi toko pada pagi hari sempat terekam kamera pengawas CCTV toko.

Rekaman CCTV tersebut kini menjadi bukti petunjuk penting bagi pihak Kepolisian. Warga dan korban berharap Satreskrim Polres Tebo segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi terduga pelaku maupun melacak keberadaan mobil Avanza berplat BH 1445 NN tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau agar para pedagang di Kabupaten Tebo dan sekitarnya lebih berhati-hati terhadap pola transaksi serupa. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada pemesanan skala besar dari pihak yang belum dikenal secara pasti, serta selalu menerapkan sistem pembayaran yang aman untuk mencegah jatuhnya korban lain. (HS)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Waspada Modus Penipuan Sales Palsu Sasar Toko Tani di Tebo, Korban Rugi Jutaan Rupiah
  • Waspada Modus Penipuan Sales Palsu Sasar Toko Tani di Tebo, Korban Rugi Jutaan Rupiah
  • Waspada Modus Penipuan Sales Palsu Sasar Toko Tani di Tebo, Korban Rugi Jutaan Rupiah
  • Waspada Modus Penipuan Sales Palsu Sasar Toko Tani di Tebo, Korban Rugi Jutaan Rupiah
  • Waspada Modus Penipuan Sales Palsu Sasar Toko Tani di Tebo, Korban Rugi Jutaan Rupiah
  • Waspada Modus Penipuan Sales Palsu Sasar Toko Tani di Tebo, Korban Rugi Jutaan Rupiah