Waspada! BPOM Temukan Kopi Stamina Pria Mengandung Bahan Kimia Obat Berbahaya
![]() |
| Waspada! BPOM Temukan Kopi Stamina Pria Mengandung Bahan Kimia Obat Berbahaya (Generate By Gemini AI) |
Jakarta, Suaratebo.net - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali membongkar peredaran produk kesehatan berbahaya di masyarakat. Sejumlah merek kopi lokal yang dipasarkan sebagai penambah stamina pria dewasa ditemukan mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dosis keras yang berisiko memicu efek samping fatal hingga kematian.
Dikutip dari CNBC Indonesia, temuan ini terungkap dalam pengawasan berkala peredaran Obat Bahan Alam (OBA) dan pangan olahan di Indonesia.
Bahan Kimia Obat Dosis Keras Dicampur Sembunyi-Sembunyi
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa produk-produk tersebut mengelabui konsumen dengan klaim herbal alami, namun secara ilegal dicampur dengan obat keras tanpa pengawasan medis.
"Produk yang dipromosikan sebagai pangan, bahkan diklaim untuk meningkatkan kejantanan, ternyata setelah diperiksa mengandung sildenafil sitrat," tegas Taruna Ikrar.
Sildenafil sitrat merupakan zat aktif yang secara medis digunakan khusus untuk menangani gangguan disfungsi ereksi dan hipertensi pulmonal bawah resep dokter. Pencampuran zat kimia ini secara sembarangan ke dalam minuman kopi sangat membahayakan organ tubuh. Dampak kesehatannya meliputi:
- Gangguan penglihatan dan pendengaran
- Nyeri dada mendadak dan palpitasi jantung
- Kerusakan organ vital seperti ginjal dan hati
- Risiko serangan jantung, stroke, hingga kematian fatal
Daftar Merek Kopi Stamina Berbahaya Temuan BPOM
Berdasarkan pengawasan BPOM, berikut adalah beberapa merek kopi penambah stamina yang terbukti mengandung sildenafil sitrat serta mencantumkan izin edar fiktif:
Kopi Macho, Kandungan Sildenafil Sitrat, Status Izin (TR110828024 Fiktif)
Kopi Jantan Gali-Gali, Kandungan Sildenafil Sitrat, Status Izin (MD090910002236 Fiktif)
Kopi Arjuna, Kandungan Sildenafil Sitrat, Status Izin (Tanpa Izin Edar)
Modus Penjualan Daring yang Makin Variatif
Menurut Taruna Ikrar, para pelaku kejahatan terus memperbarui modus operandi agar terhindar dari pengawasan petugas. Jalur pemasaran sebagian besar beralih ke platform e-commerce, media sosial, dan jaringan distribusi terselubung.
Masyarakat diimbau untuk selalu teliti sebelum membeli produk minuman stamina. Pastikan untuk selalu mengecek legalitas kemasan melalui aplikasi Cek BPOM guna menghindari bahaya terselubung bagi kesehatan organ tubuh. (HS)
Selengkapnya Disini

