Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tuntut Keadilan, SNWI Minta Seleksi CPNS Umum Disetop Sebelum Semua PPPK Diangkat PNS

SNWI tuntut seleksi CPNS umum disetop sebelum seluruh PPPK diangkat PNS. Pertanyakan keadilan, pengabdian, dan efisiensi anggaran negara.
Tuntut Keadilan, SNWI Minta Seleksi CPNS Umum Disetop Sebelum Semua PPPK Diangkat PNS (Generate By Gemini AI)

Jakarta, Suaratebo.net – Gelombang tuntutan terkait kejelasan status Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali mengemuka. Melansir JPNN, Ketua Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) Provinsi Sumatera Selatan, Susi Maryani, mendesak pemerintah untuk menghentikan sementara penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur umum. Langkah ini dinilai krusial demi menegakkan prinsip keadilan dan pemerataan bagi para pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

SNWI mengusulkan agar proses peralihan status dari PPPK menjadi PNS dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan pertimbangan usia dan total masa kerja yang telah ditempuh.

Pengabdian dan Efisiensi Anggaran Jadi Alasan Utama

Menurut Susi, kalkulasi masa kerja seharusnya dihitung sejak para tenaga pendidik masih berstatus sebagai honorer, bukan kembali dimulai melalui proses seleksi ulang. Penyelenggaraan tes berulang kali dianggap tidak efisien dan memboroskan anggaran negara di tengah upaya efisiensi.

Sertifikasi dan Pengalaman: Para guru PPPK telah mengantongi Sertifikat Pendidik (Serdik) serta berpengalaman mengajar lintas kurikulum, mulai dari KTSP hingga era deep learning saat ini.

Ujian Berulang: PPPK telah melewati serangkaian tes seleksi ketat sejak 2022, sehingga pengangkatan menjadi PNS dinilai tak lagi memerlukan ujian formal.

Kesiapan Mental: Meski lulusan baru (fresh graduate) memiliki keunggulan akademis, tenaga PPPK dinilai jauh lebih matang dalam penguasaan lapangan dan pembentukan karakter siswa.

Tantangan Mendidik di Era Digital

Peran guru di era modern disebut jauh melebihi sekadar transfer ilmu di dalam kelas. Menghadapi pesatnya arus informasi dan media sosial yang kerap menjadi "guru kedua" bagi anak didik, ketelatenan guru berdedikasi tinggi sangat dibutuhkan.

"Guru harus bisa mengedukasi anak-anak agar jangan sampai mereka menelan mentah-mentah info dari medsos yang mereka dapat. Sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak," tutur Susi.

Pemerintah diharapkan dapat lebih bijak dalam memprioritaskan nasib para tenaga pendidik yang telah bertahun-tahun mengabdi sebelum membuka pintu rekrutmen bagi jalur umum. (HS)

Selengkapya Disini

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Tuntut Keadilan, SNWI Minta Seleksi CPNS Umum Disetop Sebelum Semua PPPK Diangkat PNS
  • Tuntut Keadilan, SNWI Minta Seleksi CPNS Umum Disetop Sebelum Semua PPPK Diangkat PNS
  • Tuntut Keadilan, SNWI Minta Seleksi CPNS Umum Disetop Sebelum Semua PPPK Diangkat PNS
  • Tuntut Keadilan, SNWI Minta Seleksi CPNS Umum Disetop Sebelum Semua PPPK Diangkat PNS
  • Tuntut Keadilan, SNWI Minta Seleksi CPNS Umum Disetop Sebelum Semua PPPK Diangkat PNS
  • Tuntut Keadilan, SNWI Minta Seleksi CPNS Umum Disetop Sebelum Semua PPPK Diangkat PNS