Kualitas Udara Memburuk, Disdik Provinsi Jambi Instruksikan Sekolah Gelar Pembelajaran Daring
![]() |
| Kualitas Udara Tebo |
Tebo, Suaratebo.net – Merespons penurunan kualitas udara akibat dampak kabut asap yang kian memprihatinkan, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan secara resmi mengeluarkan instruksi penanganan bagi seluruh satuan pendidikan tingkat menengah dan khusus. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah di wilayah Provinsi Jambi.
Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Imbauan Nomor B-400.3.10/S-894/DISDIK/VIII/2026 bertanggal 25 Agustus 2026 yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar My, S.E., M.M.. Surat ini diterbitkan guna menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor 1835/SE/DLH-3/2026 tentang Antisipasi dan Penanganan Dampak Memburuknya Kualitas Udara.
Ketentuan Skema Pembelajaran Daring
Dalam surat edaran tersebut, Kepala Dinas Pendidikan mengintruksikan kepada seluruh Kepala SMA, SMK, dan SLB baik negeri maupun swasta se-Provinsi Jambi—untuk mengutamakan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Apabila Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah masing-masing mencapai kategori Sangat Tidak Sehat (Warna Merah) atau Berbahaya (Warna Hitam), sekolah diminta untuk memindahkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dari tatap muka menjadi dalam jaringan (daring)
Pelaksanaan pembelajaran daring wajib memenuhi beberapa ketentuan utama: Penggunaan Platform Resmi: Sekolah wajib memanfaatkan platform pembelajaran digital yang tersedia secara efektif.
Pembatasan Aktivitas Luar Ruangan: Peserta didik dilarang diarahkan untuk melakukan aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan
Efektivitas KBM: Penyesuaian metode dan materi pembelajaran harus dipastikan tetap terarah serta sesuai dengan kondisi darurat di lapangan.
Koordinasi dengan Orang Tua: Pihak sekolah diminta menginformasikan kebijakan ini kepada orang tua/wali murid agar proses belajar anak dapat dipantau bersama dari rumah
Pemantauan ISPU dan Penyesuaian KBM
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi juga mengimbau seluruh kepala sekolah untuk terus memantau pergerakan ISPU melalui saluran resmi pemerintah dan segera berkoordinasi apabila memerlukan penanganan lebih lanjut.
Kegiatan pembelajaran tatap muka (luring) baru dapat dilaksanakan kembali setelah kualitas udara dinyatakan membaik dan aman berdasarkan data resmi. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan risiko gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada generasi muda di Provinsi Jambi. (HS)

