Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan


Wabah Virus Ebola Langka di Kongo Meluas: MSF dan WHO Peringatkan Lonjakan Kasus

Wabah virus Ebola jenis langka serang Kongo dan Uganda, ratusan tewas. MSF & WHO peringatkan kondisi darurat. Baca selengkapnya di sini!
Wabah Virus Ebola Langka di Kongo Meluas: MSF dan WHO Peringatkan Lonjakan Kasus (Generate By Gemini AI)

Suaratebo.net, Jakarta - Organisasi kemanusiaan Médecins Sans Frontières (MSF) mengeluarkan peringatan darurat terkait penyebaran cepat virus Ebola di Republik Demokratik Kongo yang kini memasuki fase mengkhawatirkan. Hanya dalam dua minggu setelah resmi diumumkan, pergerakan epidemi ini tercatat jauh lebih agresif dibanding gelombang sebelumnya. Ledakan jumlah kasus dalam waktu singkat memicu kekhawatiran global akan potensi pandemi regional yang tidak terkendali.

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 1.000 kasus dugaan penularan dengan angka kematian yang telah menembus sedikitnya 246 jiwa di Provinsi Ituri. Fleksibilitas pergerakan virus ini bahkan dilaporkan telah mencapai negara tetangga, Uganda, yang mengonfirmasi sembilan kasus positif dan satu korban jiwa. Kondisi di lapangan kian pelik karena ratusan sampel medis warga belum sempat diuji akibat keterbatasan fasilitas.

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, turun langsung meninjau wilayah Kongo Timur untuk memetakan kendala logistik dan penanganan medis. WHO mendesak masyarakat lokal untuk membatasi tradisi pemakaman yang melibatkan kontak fisik langsung dengan jenazah, mengingat virus Ebola menyebar cepat melalui cairan tubuh. Konflik bersenjata dan penutupan akses perbatasan di Kongo juga memperlambat pengiriman bantuan kemanusiaan internasional.

Wabah kali ini diidentifikasi berasal dari strain langka jenis Bundibugyo yang memiliki tingkat fatalitas membunuh sepertiga dari total pasien terinfeksi. Ironisnya, jenis virus ini belum memiliki dokumen vaksinasi yang terbukti efektif secara klinis. Kewaspadaan global pun meningkat seiring munculnya laporan investigasi satu kasus dugaan paparan Ebola di Sao Paulo, Brasil, dari seorang warga yang memiliki riwayat perjalanan ke Kongo.

"Dua minggu setelah pengumuman wabah penyakit Ebola di Provinsi Ituri, situasinya sangat mengkhawatirkan," kata Dr Alan Gonzales mengutip BBC Internasional, seperti dikutip dari CNBC Indonesia. (HS)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Wabah Virus Ebola Langka di Kongo Meluas: MSF dan WHO Peringatkan Lonjakan Kasus
  • Wabah Virus Ebola Langka di Kongo Meluas: MSF dan WHO Peringatkan Lonjakan Kasus
  • Wabah Virus Ebola Langka di Kongo Meluas: MSF dan WHO Peringatkan Lonjakan Kasus
  • Wabah Virus Ebola Langka di Kongo Meluas: MSF dan WHO Peringatkan Lonjakan Kasus
  • Wabah Virus Ebola Langka di Kongo Meluas: MSF dan WHO Peringatkan Lonjakan Kasus
  • Wabah Virus Ebola Langka di Kongo Meluas: MSF dan WHO Peringatkan Lonjakan Kasus