Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan


Dukung Konektivitas Sumbar, Presiden Prabowo Siapkan Rp300 Miliar untuk Reaktivasi Jalur Kereta Api

Presiden Prabowo kucurkan Rp300 miliar untuk reaktivasi jalur kereta api Sumatra Barat (Pariaman-Sawahlunto). Simak dampak ekonominya bagi Sumbar.
Dukung Konektivitas Sumbar, Presiden Prabowo Siapkan Rp300 Miliar untuk Reaktivasi Jalur Kereta Api (Generate By Gemini AI)

Suaratebo.net, Padang – Komitmen besar ditunjukkan oleh Presiden Prabowo Subianto terhadap percepatan pembangunan infrastruktur dan sistem transportasi massal di wilayah Sumatra Barat. Melalui program strategis nasional, pemerintah pusat resmi menyiapkan anggaran fantastis dengan total mencapai 300 Miliar Rupiah khusus untuk program reaktivasi jalur kereta api di Ranah Minang.

Dikutip dari unggahan akun Instagram resmi Anggota DPR RI asal Sumbar, @andre_rosiade, 3 Juni 2026, proyek infrastruktur ini akan menghidupkan kembali rute-rute bersejarah yang sempat nonaktif. Jalur kereta api yang masuk dalam program reaktivasi besar-besaran ini meliputi rute Pariaman - Padang Panjang - Singkarak - Solok - Muara Kalaban - Sawahlunto.

Langkah nyata ini diambil sebagai bentuk perhatian besar Presiden Prabowo dalam merespons aspirasi masyarakat Sumatra Barat yang mendambakan moda transportasi logistik dan penumpang yang terintegrasi, murah, serta efisien.

Menekan Biaya Logistik dan Mengurai Kemacetan Jalan Raya

Reaktivasi jalur kereta api lintas kabupaten/kota ini diproyeksikan akan membawa dampak domino yang sangat positif bagi perekonomian Sumatra Barat. Salah satu target utamanya adalah memangkas biaya logistik pengiriman komoditas daerah secara signifikan.

Selama ini, ketergantungan yang tinggi pada armada truk di jalan raya nasional kerap memicu tingginya biaya distribusi barang, mempercepat kerusakan aspal jalan, hingga memicu kemacetan parah di titik-titik rawan seperti kawasan Lembah Anai dan Padang Panjang.

Dengan aktifnya kembali moda transportasi berbasis rel ini, arus distribusi barang dari pedalaman Sumbar menuju pelabuhan atau pusat kota akan menjadi jauh lebih cepat dan ekonomis.

Dongkrak Sektor Pariwisata Dana Danau Singkarak

Selain fungsi logistik, jalur kereta api Pariaman hingga Sawahlunto ini memiliki nilai estetika dan potensi wisata yang sangat tinggi. Jalur ini melewati kawasan ikonik seperti Tepian Danau Singkarak dan kota warisan budaya dunia UNESCO, Sawahlunto.

"Pembukaan kembali konektivitas antardaerah ini tidak hanya akan menekan biaya logistik, tetapi juga menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor pariwisata daerah yang dilewati jalur kereta," tulis narasi yang berkembang seiring pengumuman proyek tersebut.

Pemerintah berharap sinergi antara Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan pemerintah daerah dapat mempercepat proses konstruksi di lapangan agar manfaat dari anggaran Rp300 miliar ini bisa segera dinikmati oleh seluruh masyarakat Sumatra Barat. (HS)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Dukung Konektivitas Sumbar, Presiden Prabowo Siapkan Rp300 Miliar untuk Reaktivasi Jalur Kereta Api
  • Dukung Konektivitas Sumbar, Presiden Prabowo Siapkan Rp300 Miliar untuk Reaktivasi Jalur Kereta Api
  • Dukung Konektivitas Sumbar, Presiden Prabowo Siapkan Rp300 Miliar untuk Reaktivasi Jalur Kereta Api
  • Dukung Konektivitas Sumbar, Presiden Prabowo Siapkan Rp300 Miliar untuk Reaktivasi Jalur Kereta Api
  • Dukung Konektivitas Sumbar, Presiden Prabowo Siapkan Rp300 Miliar untuk Reaktivasi Jalur Kereta Api
  • Dukung Konektivitas Sumbar, Presiden Prabowo Siapkan Rp300 Miliar untuk Reaktivasi Jalur Kereta Api