Longsor Terjang Jalan Tanah Tumbuh Bungo, Satu Warga Meninggal dan Satu Hilang
![]() |
| Longsor Terjang Jalan Tanah Tumbuh Bungo, Satu Warga Meninggal dan Satu Hilang |
Suaratebo.net, Muara Bungo – Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Bungo pada Rabu (13/5/2026) siang memicu bencana tanah longsor. Titik bencana dilaporkan berada di Jalan Tanah Tumbuh, Kelurahan Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, yang mengakibatkan akses jalan terganggu dan jatuhnya korban jiwa.
Merespons cepat situasi darurat tersebut, Tim Rescue POS SAR Bungo langsung meluncur ke lokasi kejadian pada pukul 13.55 WIB setelah menerima laporan dari pihak Polres Bungo.
Update Evakuasi Korban di Kelurahan Empelu
Hingga sore ini, tim SAR gabungan melaporkan terdapat tiga orang yang menjadi korban dalam musibah tersebut. Berikut adalah rincian kondisi korban saat ini:
- 1 Korban Selamat, Berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.
- 1 Korban Meninggal Dunia, Telah dievakuasi oleh petugas di lapangan.
- 1 Korban Masih Hilang, Saat ini tim masih fokus melakukan pencarian di sekitar titik longsor.
Pengerahan Teknologi Drone dan Tim Gabungan
Kepala POS SAR Bungo mengerahkan sedikitnya 10 personel terlatih dalam operasi ini. Mengingat medan yang cukup berat, petugas dibekali dengan peralatan Jungle SAR, Medical Kit, serta satu unit Drone.
Penggunaan Drone menjadi langkah strategis untuk memetakan area longsor dari udara secara real-time. Hal ini dilakukan guna mengidentifikasi titik evakuasi yang aman serta memantau pergerakan tanah, mengingat cuaca di lokasi masih terus diguyur hujan.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, di antaranya:
- POS SAR Bungo
- BPBD Kabupaten Bungo
- Polres Bungo
- Relawan dan Masyarakat Setempat
Waspada Potensi Longsor Susulan
Pemerintah daerah melalui BPBD dan pihak kepolisian mengimbau warga yang tinggal di sekitar lereng bukit atau area terdampak di Kecamatan Tanah Sepenggal untuk tetap waspada.
"Kondisi cuaca yang masih hujan sangat berisiko memicu longsor susulan. Kami meminta masyarakat untuk sementara menjauhi area rawan hingga situasi dinyatakan stabil," ujar perwakilan tim gabungan di lokasi.
Saat ini, fokus utama petugas adalah menemukan satu korban yang masih tertimbun atau hilang, sembari memastikan jalur transportasi di Jalan Tanah Tumbuh dapat segera dibersihkan dari material longsor. (HS)

