Scroll untuk melanjutkan membaca

Ekonomi Mulai Pulih, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Berencana Tambah Diskon Tarif Listrik

Ekonomi Mulai Pulih, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Berencana Tambah Diskon Tarif Listrik/Ai

Suaratebo.net - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan sinyal bahwa intervensi kebijakan baru, termasuk perpanjangan diskon tarif listrik, belum menjadi prioritas dalam waktu dekat. Hal ini didasari oleh pengamatan pemerintah terhadap tren pemulihan ekonomi nasional yang dinilai mulai menunjukkan performa positif.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima usulan resmi terkait kebijakan insentif tambahan. Pemerintah memilih untuk tetap mencermati dinamika perekonomian sebelum memutuskan langkah fiskal selanjutnya.

"Sampai sekarang belum ada usulan, nanti kita lihat seperti apa masukannya. Jadi kalau ekonominya sudah lari mah enggak usah," ujar Purbaya dalam acara Media Gathering di Kementerian Keuangan, Rabu (31/12/2025), sebagaimana dikutip dari msn.com.

Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan fiskal harus bersifat terukur. Jika indikator ekonomi sudah bergerak kuat dan menunjukkan perbaikan yang signifikan, maka intervensi tambahan berupa stimulus dinilai tidak lagi mendesak untuk dilakukan. Fokus utama Kemenkeu saat ini adalah memastikan efektivitas kebijakan yang sedang berjalan guna menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan.

Pemerintah berharap agar stabilitas ekonomi yang mulai terbentuk dapat terus terjaga sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Purbaya juga meminta dukungan dari berbagai pihak agar setiap langkah strategis yang diambil Kemenkeu dapat memberikan hasil yang optimal bagi postur keuangan negara.

Kilas Balik Stimulus Listrik 2025

Sebagai informasi, pemerintah sebelumnya telah menyalurkan stimulus biaya listrik melalui diskon 50 persen bagi pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero). Kebijakan ini menyasar sekitar 81,42 juta pelanggan dengan daya terpasang mulai dari 450 VA hingga 2.200 VA.

Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024, diskon tersebut berlaku khusus untuk periode pemakaian Januari dan Februari 2025. Mekanismenya dilakukan secara otomatis:

  • Pelanggan Pascabayar, Mendapatkan potongan langsung pada tagihan bulanan.
  • Pelanggan Prabayar, Mendapatkan harga token setengah dari harga normal untuk jumlah kWh yang sama saat melakukan pembelian di periode tersebut.

Dengan berakhirnya masa berlaku insentif tersebut dan membaiknya kondisi ekonomi di akhir tahun 2025, Kemenkeu masih menahan diri untuk menggulirkan program serupa di tahun mendatang.

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Ekonomi Mulai Pulih, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Berencana Tambah Diskon Tarif Listrik
  • Ekonomi Mulai Pulih, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Berencana Tambah Diskon Tarif Listrik
  • Ekonomi Mulai Pulih, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Berencana Tambah Diskon Tarif Listrik
  • Ekonomi Mulai Pulih, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Berencana Tambah Diskon Tarif Listrik
  • Ekonomi Mulai Pulih, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Berencana Tambah Diskon Tarif Listrik
  • Ekonomi Mulai Pulih, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Berencana Tambah Diskon Tarif Listrik