Kapolres Giring Alat Berat Keluar Dari Hulu Sungai Batu Kerbau

suaratebonews. blogspot. com
Kapolres Giring Alat Berat Keluar Dari Hulu Sungai Batu Kerbau

Suaratebo.net, Bungo - Upaya persuasif yang dilakukan tim gabungan Polda Jambi bersama Polres Bungo, Dandim 0416 Bute, Pemerintah Daerah dan unsur pemerintah Desa, bersama pelaku Penambahan Emas Tampa Izin (PETI) menggunakan alat berat di hulu sungai batang Pelepat, Kecamatan Pelepat akhirnya membuahkan hasil.

Faktanya, Rabu (03/02/2021) sekira Pukul 14.15 Wib bertempat di Areal PT. Prima Mas Lestari (PML), Kapolres Bungo AKBP Mokhamad Lutfi, S.I.K, Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi AKBP Andi M. Ichsan, S.I.K dan Dandim 0416 Bute Letkol. Inf. Widi A. Rahman serta disaksikan Kabid Pelestarian SDA DLH Bungo Alfin, S.T., M.T., Ketua Lembaga Adat Desa Batu Kerbau Hairul dan Tokoh masyarakat Desa Batu Kerbau serta Para pemilik Alat berat.

Mereka tampak bersama-sama mengiring alat berat keluar lokasi. Dari pantauan dilokasi, ada 4 unit alat berat, diakui pemilik beraktifitas PETI diwilayah hulu sungai Desa Batu Kerbau. Sedangkan alat berat lainnya, keluar melewati jalur Desa Muaro Kibul dikarenakan alat tersebut milik warga Kabupaten Merangin.

Kepada awak media dilokasi Kapolres Bungo AKBP Mokhamad Lutfi menyampaikan, menindaklanjuti laporan masyarakat, pihaknya bersama Dandim 0416 Bute dan dibantu anggota Polda Jambi, pemerintah kabupaten dan kecamatan untuk melakukan koordinasi bersama pemain alat berat agar semua meninggalkan lokasi, dengan rentan waktu sampai 31 Januari 2021.

" Karena para pelaku beralasan cuaca , alhamdulillah hari ini kita saksikan, mereka mengindahkan himbauan kita. Per hari ini, saya nyatakan wilayah Batu Kerbau Steril dari aktifitas yang menggunakan alat berat," tegasnya.

Atas upaya tersebut ia menyampaikan ucapan terima kasih untuk semua pihak yang terlibat dalam hal tersebut. Ia mastikan jajaran anggota polres dan Dandim mengawal dan memastikan alat berat keluar dan tidak ada lagi pelaku yang masuk kelokasi untuk mengulangi aktifitas yang sama.

Hal serupa juga ditegaskan oleh Dandim 0416 Bute Letkol. Inf. Widi A. Rahman, diminta kedepan tidak ada lagi pelaku dari manapun untuk mencoba masuk melakukan aktifitas PETI menggunakan alat berat.

" Anggota kita akan mengawal terus dan jangan coba lagi pelaku mencoba masuk kelokasi," tegasnya.

Atas kegiatan tersebut Ketua Lembaga Adat Desa Batu Kerbau Hairul, menyampaikan ucapan terima kasih kepada penegak hukum dan semua unsur yang terlibat, berhasil mengeluarkan alat berat. Mewakili masyarakat memberikan apresiasi.

" Kami ucapkan terima kasih. Kami minta jangan mengulangi lagi. Takutnya masa dari masyarakat nekat masuk untuk melakukan penindakan," ancam nya. 
(Ns-ST)
Pos Terkait