google-site-verification=bB-X4z6_xXeI72_wdRL6X4bzdLSoAXLWxU0FGIIw1so Pimpinan Ponpes Darussalam dan Tokoh Agama Tebo Tolak Ajakan People Power

Pimpinan Ponpes Darussalam dan Tokoh Agama Tebo Tolak Ajakan People Power



SUARATEBO.NET -  Jelang penetapan hasil rekapitulasi surat suara  pemilu yang akan diselenggarakan oleh KPU RI pada 22 mei 2019 nanti, beredar seruan atau ajakan di sosial media untuk menggerakkan massa (people power) dan menolak hasil pemilu tersebut.

Sejumlah tokoh Agama di Kabupaten Tebo dengan tegas menolak ajakan tersebut. Pasalnya, ajakan tersebut dianggap kurang tepat dan berakibat menimbulkan perpecahan antar sesama. Untuk itu, pihaknya menyerahkan langsung kepada KPU RI apapun hasilnya nanti.

Seperti yang sampaikan, Pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Darussalam Ustadz. Khairul Anam yang beralamat Desa Bangun Seranten Kec Muara Tabir Kab Tebo, dirinya menolak ajakan pengerahan massa (people power) terhadap hasil pemilu 2019.

"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat agar mendukung hasil pemilu 2019 dari KPU. Dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga perdamaian, kedamaian dan kebersamaan antar sesama bangsa Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh ketua forum kerukunan umat beragama (FKUB) Kab. Tebo Ustad Hambali S.pd.i, dirinya bersama anggota menolak aksi people power dan menghimbau menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat untuk senantiasa tetap kondusif. (ST,END)