google-site-verification=bB-X4z6_xXeI72_wdRL6X4bzdLSoAXLWxU0FGIIw1so Tim Sultan Bekuk Pelaku Penikaman

Tim Sultan Bekuk Pelaku Penikaman


Suaratebo.net, Tebo - Kurang dari 1x24 jam, tim Sultan Polres Tebo dapat membekuk If (19) warga Desa Teluk Singkawang, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

Dia merupakan tersangka penikaman yang menyebabkan Suhandra (25) Warga Pal 10 Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Hendra Wijaya Manurung,S.I.K ketika di konfirmasi mengatakan, pelaku berhasil diamankan berkat bantuan dari masyarakat dan keluarga. Pasalnya, usai melakukan penikaman tersangka mencoba melarikan diri dan bersembunyi.

“Tersangka kita amankan di rumah neneknya di Desa Teluk Singkawang, Kecamatan Sumay, “kata Kasat Reskrim, Senin (22/04/2019).

Dijelakannya, telah terjadi pembunuhan di depan Ruko Pal 2, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah pada Minggu (21/4). Dari hasil interogasi para saksi, pelakunya adalah IS. Usai membunuh, pelaku langsung melarikan diri.

Informasi yang dapat Tim Sultan Polres Tebo, If melarikan diri dan bersembunyi di rumah neneknya di Desa Teluk Singkawang, Kecamatan Sumay. “Begitu mendapat informasi itu, tim yang dipimpin oleh IPDA Rifqi Abdilah,S.Trk langsung bergegas dan berhasil meringkus pelaku di rumah neneknya, “kata Kasat Reskrim, Senin (22/04/2019).

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini pelaku kita amankan di Mako Polres Tebo, “singkatanya.

Kasat juga menambahkan, bahwa pelaku selain itu juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian motor diwilayah tebo, tambahnya.

"ya, memang pelaku ini nerupakan DPO kita dalam kasus curanmor, ada beberapa tkp pencurian bermotor yang dilakukannya", jelasnya.

Sedangkan pelaku, If (19) saat dikonfirmasi suaratebo.net, mengakui

Bahwa penikaman dilakukan dilatar belakangi ada dendam dengan korban dan temannya, akunya.

"ya bang sayo ado dendam pribadi dengan korban dan temannya, sayo nikam korban tidak sadarkan diri karena sedang mabuk minuman,"ungkap If.

Pelaku mengakui kesalahannya telah menikam korban dan saya minta maaf kepasa keluarga korban, sebab saya rasa dihantui korban karena saya terbayang dengan wajah korban.

"sayo raso dihantui korban dan didatabgi korban bang saat tidur malam setelah nikam morban, tetapi mato sayo da biso dibuka,"jelas pelaku.(BS2-ST)