Merasa Dirugikan, Nasabah Bank BRI Akui Ada Pemotongan Dana Tabungan Sepihak

Iklan


Merasa Dirugikan, Nasabah Bank BRI Akui Ada Pemotongan Dana Tabungan Sepihak

Suaratebo
Kamis, 20 September 2018 | 20.9.18 WIB


Suaratebo.net,  Sarolangun - Salah seorang Nasabah Bank Rakyak Indonesia (BRI) Sarolangun mengeluh adanya pemotongan saldo tabungan oleh pihak Asuransi Cigna yang beralamat di gedung Papillo jalan Haerrasunansit, Kapling 10, Kuningan Jakarta Selatan.

Pasalnya, pihak asuransi yang saat ini bekerja sama dengan BRI seolah seperti mengambil keputusan sepihak,  dimana hanya melalui komunikasi via telepon saldo Nasabah BRI dapat terpotong sendiri secara otomatis tanpa adanya perjanjian tertulis dengan nasabah yang bersangkutan.

Saat di telusuri oleh nasabah BRI ternyata pihak dari asuransi Cigna hanya memanfaatkan persetujuan/ deal melalui via telpon dengan Nasabah tersebut dan langsung mengkofirmasikan ke BRI pusat untuk meminta pemotongan bulanan pembayaran premi asuransi dari nasabah tersebut tanpa adanya perjanjian tertulis.

Dengan munculnya permasalahan ini nasabah BRI merasa sangat di rugikan terhadap kebijakan tersebut tanpa adanya perjanjian tertulis antara Pihak Asuransi dan Nasabah, dengan biaya sebesar Rp 440.000 selama 4 bulan ini.
“Ya saya sangat terkejut saat saya melihat saldo saya berkurang tiap bulannya, makanya saya mempertanyakan ke bank BRI Unit Sarolangun terkait pemotongan bulanan ini, seharusnya pihak BRI mengkonfirmasi kita dulu terkait pemotongan ini, kok segampang itu, sedangkan pengambilan uang di bank saja harus orang yang bersangkutan, dan tidak boleh diwakilkan walaupun itu keluarga sendiri, kecuali dilengkapi dengan surat kuasa, nah kalau asuransi tersebut bagaimana, keluarga bukan apalagi teman, tau – tau udah dipotong.” Kesal Egon yang merupakan nasabah BRI Unit Sarolangun.

Nasabah membeberkan, bahwa sebelumnya memang ada pihak asuransi Cigna menghubungi dirinya melalui via telpon. Akan tetapi dirinya sangat menyanyangkan karena tidak adanya perjanjian tertulis, karna ini biar ada kejelasannya kemudian hari.

“Memang pernah ada pihak Asuransi Cigna menelpon, menawarkan asuransi jiwa tetapikan harus ada semacam perjanjian tertulis agar jelas, apabila di kemudian hari saya meninggalkan ahliwaris bagaimana caranya ahliwaris saya mengklaim asuransi ini, tetapi jika tidak ada pernjanjian dalam bentuk tertulis, sama saja kita setor uang tidak tau kemana, siapa yang mau tanggung jawab, polisnya tidak ada, perjanjian kontrak tidak ada, telp kantornya tidak tau, seharusnya pihak BRI juga harus bijak juga terkait kasus ini” jelasnya.

Sementara keterangan yang didapat dari Staff BRI Unit Sarolangun, Yusri mengatakan pihaknya telah menghubungi Kantor Cabang Bank Muasabat Center dan memang nasabah dibuatkan transaksi debet secara otomatis melalui Asuransi Cigna yang dimiliki Bank BCA.
“Menurut informasi Bank BRI Muasabat Cabang ini, di debet dari rekening bapak dan di teruskan ke pihak BCA karna asuransinya kan yang mengelolah Bank BCA jadi kalau bapak belum merasa mendaftar sebagai peserta asuransi tersebut, silahkan telpon center mereka ini, dan minta penjelasan” Jawab Yusri. (Qq)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Merasa Dirugikan, Nasabah Bank BRI Akui Ada Pemotongan Dana Tabungan Sepihak

Trending Now

Adsen