Kebun Karet PT. LAJ Dirusak OTK

suaratebonews. blogspot. com
Kebun Karet PT. LAJ Dirusak OTK

Suaratebo.net, Muara Tebo - Pengrusakan kebun milik PT LAJ yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK), hal ini telah dilaporkan ke Polsek VII Koto. pihak PT LAJ melalui pjs Manager PT LAJ Guswen melapor telah terjadi tindak pidana pengerusakan kebun karet di koridor PT LAJ blok 1AT 2101 afdeling IV Km 27 Desa Aur Cino Kec VII Koto Kab.Tebo, pada, Sabtu (14/10). Aksi pengerusakan baru diketahui oleh salah satu mandor PT LAJ yakni Mursalin.

Kapolres Tebo,  AKBP Budi Rachman, SI, k melalui Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Maruli Hutagalung membenarkan pihaknya baru saja menerima laporan adanya pengerusakan kebun karet. Disebutkan dia nerdasarkan laporan dari pihak perusakan sedikitnya 148 batang pohon karet yang ditumbang.

"Motifnya masih kita selidiki. beberapa barang bukti sudah kita kumpulkan guna pengembangan untuk memburu pelaku " kata Maruli meyakini.

Sementara itu berdasarkan informasi yang ia terima kronologis kejadian di TKP pada waktu itu bermula adanya aksi pengerusakan pada Jumat (13/10). pukul 06.30, saksi Mursalim berangkat kerja melalui blok 1AT 2101 Afdeling IV dan melihat tanaman karet masih utuh.

Kemudian pada keesokan harinya Pada Sabtu (14/10) sekira pukul 06.00 wib. Mursalim mengantar karyawan harian ke Blok 1AT Afdeling IV dan mendapati tanaman karet sudah ditumbang. Selanjutnya Mursalim memberitahu pelapor Asisten Afdeling IV bernama Guswen dan kemudian bersama - sama mengecek ke TKP dan menghitung jumlah batang karet yang tumbang sebanyak 148 ( Seratus empat puluh delapan ) batang. 

"Asisten Afdeling  lalu melaporkan ke kantor Estate salak bernama Menejer bernama Suprianto, kerugian yang dialami PT LAJ lebih kurang Rp 14.800.000,-. Selanjutnya mereka melaporkan kejadian ke Polsek VII Koto,"'terang Maruli.

Berdasarkan pasal tindak pidana yang bakal dikenakan yakni pasal 406 KUHPidana tentang pengerusakan. Sementara itu lanjut aruli benerapa Barang Bukti tiga potong  pohon karet yang sudah di tumbang kini sudah diamankan.

"pelaku masih dalam penyelidikan dan masih dalam pengejaran," tutupnya. (ST-BS2)

Pos Terkait