Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan


Kabut Asap Lumpuhkan Bandara, Penerbangan Dibatalkan Besok

Kabut asap karhutla lumpuhkan bandara di Sumatra dan Kalimantan hingga esok hari. Jarak pandang drop di bawah batas aman penerbangan.
Pemandangan landasan pacu bandara yang tertutup kabut asap tebal akibat karhutla, menyebabkan jarak pandang sangat terbatas sehingga pesawat tidak dapat beroperasi. (Generate by Gemini AI)

Jakarta, Suaratebo.net - Krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas kian memukul sektor transportasi udara nasional. Otoritas penerbangan dan manajemen bandara terpaksa menghentikan sementara operasional sejumlah bandar udara di Pulau Sumatra dan Kalimantan hingga Sabtu (17/10/2026), menyusul kabut asap tebal yang memangkas jarak pandang (visibility) jauh di bawah standar keselamatan internasional.

Penutupan operasional dan pembatalan penerbangan massal ini diambil demi memitigasi risiko fatal dalam prosedur lepas landas (take-off) maupun pendaratan (landing). Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ketebalan asap pada beberapa titik landasan pacu bahkan menekan jarak pandang hingga di bawah 300 meter, sementara ambang batas aman instrumen navigasi visual membutuhkan minimal 800 hingga 1.000 meter.

Wilayah Terdampak dan Evaluasi Operasional 24 Jam

Dampak terparah dilaporkan terjadi di wilayah Kalimantan Tengah dan sebagian Sumatra, di mana sebaran partikulat polusi udara berada pada level ekstrem:

Bandara Haji Asan (Sampit, Kalteng): Seluruh penerbangan komersial dipastikan dibatalkan penuh hingga esok hari setelah jarak pandang horizontal tertahan di kisaran 100–250 meter sepanjang hari.

Bandara Tjilik Riwut (Palangka Raya, Kalteng): Puluhan jadwal kedatangan dan keberangkatan ditangguhkan. Maskapai memilih menahan armada di bandara asal (origin) guna menghindari pengalihan pendaratan (divert) atau putar balik (return to base).

Bandara Sultan Thaha (Jambi) & Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru, Riau): Menghadapi gelombang penundaan (delay) berantai dan potensi penutupan bergulir jika arah angin terus membawa konsentrasi asap pekat ke koridor pendekatan (approach path) pesawat.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan bersama AirNav Indonesia terus mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM) berkala untuk memperbarui status keterbukaan ruang udara dan operasional bandara bagi seluruh maskapai domestik maupun internasional.

Hak Penumpang dan Mitigasi Keselamatan

Manajemen maskapai penerbangan, termasuk Garuda Indonesia, Lion Air Group, dan Citilink, telah mengaktifkan prosedur penanganan krisis (irregularity operations). Penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan hingga esok hari diberikan opsi pengembalian dana penuh (full refund), penjadwalan ulang (reschedule) tanpa biaya tambahan, atau pengalihan moda transportasi darat untuk rute-rute tertentu.

Otoritas bandara mengimbau calon penumpang untuk tidak memadati area terminal keberangkatan sebelum memastikan status penerbangan melalui kanal resmi atau customer care maskapai masing-masing. Evaluasi kelayakan terbang akan terus dilakukan secara real-time berbasis data sensor cuaca dan kualitas udara hingga kondisi atmosfer dinyatakan aman. (HS)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Kabut Asap Lumpuhkan Bandara, Penerbangan Dibatalkan Besok
  • Kabut Asap Lumpuhkan Bandara, Penerbangan Dibatalkan Besok
  • Kabut Asap Lumpuhkan Bandara, Penerbangan Dibatalkan Besok
  • Kabut Asap Lumpuhkan Bandara, Penerbangan Dibatalkan Besok
  • Kabut Asap Lumpuhkan Bandara, Penerbangan Dibatalkan Besok
  • Kabut Asap Lumpuhkan Bandara, Penerbangan Dibatalkan Besok