Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Operasi Garuda Bakti 2026: Polri Terjunkan 3.852 Personel Amankan laga Indonesia vs Singapura di SUGBK

Polri terjunkan 3.852 personel Operasi Garuda Bakti 2026 amankan FIFA ASEAN Cup di SUGBK. Laga Indonesia vs Singapura dipastikan aman.
Operasi Garuda Bakti 2026: Polri Terjunkan 3.852 Personel Amankan laga Indonesia vs Singapura di SUGBK

Jakarta, Suaratebo.net - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberlakukan pengamanan ketat namun humanis dalam mengawal rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2026).

Pada matchday kali ini, SUGBK menggelar dua laga seru sekaligus, yaitu duel pembuka antara Bangladesh melawan Malaysia, yang kemudian dilanjutkan dengan pertandingan dinantikan antara Timnas Indonesia berhadapan dengan Singapura.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa ribuan petugas dikerahkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib.

"Sebanyak 3.852 personel dilibatkan dalam Operasi Garuda Bakti 2026 untuk mengamankan pertandingan serta mendukung pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan GBK," kata Budi Hermanto di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

SOP Pengamanan Humanis: Seluruh Personel Dilarang Bawa Senjata Api

Polda Metro Jaya menekankan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan yang mengedepankan pendekatan preventif dan kolaboratif. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk bertindak tegas namun ramah kepada para pendukung sepak bola.

Pengamanan Tanpa Senjata Api: Seluruh personel yang bertugas di area perimeter dan dalam stadion dilarang keras membawa senjata api.

Kolaborasi Panitia Pelaksana (Panpel): Petugas berkoordinasi langsung dengan steward dan panitia untuk menjamin alur masuk penonton berjalan lancar.

Pendekatan Humanis: Petugas diarahkan menjaga ketertiban dengan memberikan instruksi secara persuasif kepada suporter.

"Seluruh personel diarahkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan terukur. Pengamanan juga mengedepankan koordinasi dan kolaborasi dengan panitia pelaksana," tegas Budi.

Skema Lalu Lintas Situasional dan Aturan Masuk Penonton

Guna menekan potensi kemacetan di area Senayan dan sekitarnya, pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Langkah ini diambil agar arus kedatangan bus tim, penonton, dan mobilitas masyarakat umum tetap harmonis.

Rekayasa Lalu Lintas Situasional: Pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Gatot Subroto, dan Asia Afrika disesuaikan dengan kepadatan kendaraan.

Pemeriksaan Ketat di Ring Pengamanan: Penonton diimbau datang lebih awal serta mengikuti prosedur pemeriksaan barang bawaan.

Barang Terlarang: Suporter dilarang keras membawa benda berbahaya seperti kembang api, flare, senjata tajam, hingga botol kaca.

"Kita berharap pertandingan berlangsung aman dan nyaman, sementara kegiatan masyarakat di sekitar GBK tetap berjalan dengan baik. Mari ikuti arahan petugas dan bersama-sama menjaga suasana tetap tertib," tutupnya. (HS)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Operasi Garuda Bakti 2026: Polri Terjunkan 3.852 Personel Amankan laga Indonesia vs Singapura di SUGBK
  • Operasi Garuda Bakti 2026: Polri Terjunkan 3.852 Personel Amankan laga Indonesia vs Singapura di SUGBK
  • Operasi Garuda Bakti 2026: Polri Terjunkan 3.852 Personel Amankan laga Indonesia vs Singapura di SUGBK
  • Operasi Garuda Bakti 2026: Polri Terjunkan 3.852 Personel Amankan laga Indonesia vs Singapura di SUGBK
  • Operasi Garuda Bakti 2026: Polri Terjunkan 3.852 Personel Amankan laga Indonesia vs Singapura di SUGBK
  • Operasi Garuda Bakti 2026: Polri Terjunkan 3.852 Personel Amankan laga Indonesia vs Singapura di SUGBK