Jaga Kerukunan Daerah, Pemkab dan Kejari Tebo Perketat Pengawasan Aliran Kepercayaan
![]() |
| Jaga Kerukunan Daerah, Pemkab dan Kejari Tebo Perketat Pengawasan Aliran Kepercayaan |
Tebo, Suaratebo.net - Pemerintah Kabupaten Tebo bersama aparat penegak hukum terus memperkuat deteksi dini dan mitigasi potensi konflik keagamaan di wilayahnya. Langkah preventif ini dibahas mendalam dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo pada Selasa (15/9/2026).
Rakor yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tebo ini menjadi sarana krusial untuk menyelaraskan langkah strategis antarinstansi dalam mengawal stabilitas, ketertiban, serta toleransi antarumat beragama di Kabupaten Tebo.
Melalui kerja sama terpadu antara Pemkab Tebo, Kejari Tebo, unsur TNI-Polri, Kementerian Agama, serta tokoh masyarakat, Tim PAKEM memfokuskan pengawasan pada pertukaran informasi secara berkala guna mengantisipasi penyebaran paham yang berpotensi memicu polemik sosial.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tebo menegaskan pentingnya keterbukaan komunikasi dan kesiapsiagaan bersama dalam menjaga iklim ikhtiar kerukunan yang selama ini telah terbangun kondusif di tengah masyarakat Tebo.
"Pendekatan persuasif dan komunikasi yang intensif antarlembaga adalah kunci utama pencegahan. Kita ingin memastikan bahwa kebebasan beragama dan berkepercayaan di Kabupaten Tebo tetap berjalan harmonis, aman, dan tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku," ujarnya.
Sinergi lintas sektor melalui Tim PAKEM ini diharapkan tidak hanya menjadi benteng pencegahan konflik keagamaan, tetapi juga memperkokoh persatuan warga dalam mendukung kelancaran program-program pembangunan daerah secara berkelanjutan. (HS)

