Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bonus Inflasi Rp3 Miliar Disulap Pemkab Tebo Jadi Pembangunan Jalan Benteng Kurung

Pemkab Tebo alokasikan bonus inflasi Rp2,7 miliar untuk peningkatan Jalan Benteng Kurung dan Rp300 juta untuk pasar murah.
Bonus Inflasi Rp3 Miliar Disulap Pemkab Tebo Jadi Pembangunan Jalan Benteng Kurung

Muara Tebo, Suaratebo.net - Komitmen Pemerintah Kabupaten Tebo di bawah kepemimpinan Bupati Agus Rubiyanto dan Wakil Bupati Nazar Efendi dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat terus dibuktikan. Bonus insentif pengendalian inflasi sebesar kurang lebih Rp3 miliar tidak sekadar mengendap dalam kas daerah, melainkan langsung disulap menjadi infrastruktur jalan bagi warga.

Dari total bonus insentif tersebut, Pemkab Tebo mengambil langkah strategis dengan mengalokasikan sekitar Rp2,7 miliar untuk peningkatan Jalan Benteng Kurung di Kecamatan VII Koto Ilir. Sementara itu, sisa anggaran sekitar Rp300 juta difokuskan untuk mendukung keberlanjutan program pengendalian inflasi daerah, salah satunya lewat penyelenggaraan pasar murah.

Langkah ini menyedot perhatian publik karena dilakukan di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah serta efisiensi anggaran. Dibandingkan menggunakannya untuk belanja operasional maupun perjalanan dinas, Pemkab Tebo memilih mengalihkan alokasi anggaran ke sektor prioritas yang menyentuh langsung denyut nadi perekonomian warga.

Mengubah Prestasi Menjadi Infrastruktur Nyata

Keberhasilan meraih bonus insentif ini berawal dari pencapaian Kabupaten Tebo yang menyabet Juara 1 Kategori Kabupaten dalam Pengendalian Inflasi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian.

Bagi Pemkab Tebo, capaian administratif tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni penerimaan tropi semata, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk program yang kemanfaatannya dirasakan publik secara berkelanjutan.

"Keterbatasan anggaran dan efisiensi tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk berhenti berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Pembangunan harus tetap berjalan dengan menentukan skala prioritas dan memanfaatkan setiap peluang anggaran yang ada secara optimal," tegas Bupati Agus Rubiyanto.

Dorong Aksesibilitas dan Ekonomi Warga VII Koto Ilir

Peningkatan Jalan Benteng Kurung di Kecamatan VII Koto Ilir memegang peranan krusial bagi mobilitas harian warga. Selama ini, akses jalan yang memadai menjadi kebutuhan utama masyarakat setempat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat perdagangan.

Selain memperlancar distribusi komoditas lokal, kondisi jalan yang lebih layak akan mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, dan layanan publik lainnya.

Kebijakan ini menjadi cerminan pengelolaan anggaran berbasis kebutuhan rakyat (people-centered budgeting). Dari sebuah prestasi penghargaan lahir kebijakan nyata, dan dari alokasi bonus inflasi terbangun akses infrastruktur yang siap menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kabupaten Tebo. (HS)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Bonus Inflasi Rp3 Miliar Disulap Pemkab Tebo Jadi Pembangunan Jalan Benteng Kurung
  • Bonus Inflasi Rp3 Miliar Disulap Pemkab Tebo Jadi Pembangunan Jalan Benteng Kurung
  • Bonus Inflasi Rp3 Miliar Disulap Pemkab Tebo Jadi Pembangunan Jalan Benteng Kurung
  • Bonus Inflasi Rp3 Miliar Disulap Pemkab Tebo Jadi Pembangunan Jalan Benteng Kurung
  • Bonus Inflasi Rp3 Miliar Disulap Pemkab Tebo Jadi Pembangunan Jalan Benteng Kurung
  • Bonus Inflasi Rp3 Miliar Disulap Pemkab Tebo Jadi Pembangunan Jalan Benteng Kurung