Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sistem Pemantau Udara Tebo Berfungsi Kembali, Data ISPUnet Tembus Angka 343 Kategori Berbahaya

Alat pemantau ISPU Tebo kembali berfungsi per 26 Agustus 2026 pukul 15.35 WIB. Hasilnya mengejutkan: angka ISPU capai 343 dengan kategori Berbahaya.
Indikator kualitas udara Kabupaten Tebo di portal ISPUnet KLHK yang menunjukkan angka 343 kategori berbahaya

Tebo, Suaratebo.net – Setelah sempat tidak terbaca di aplikasi pemantau nasional, stasiun pemantau kualitas udara di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, kini telah berfungsi kembali. Berdasarkan pemantauan langsung pada portal resmi Indeks Standar Pencemar Udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan https://ispu.kemenlh.go.id/ pada Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 15.35 WIB, angka ISPU Kabupaten Tebo mencatatkan nilai kritis yaitu 343, yang secara resmi masuk dalam Kategori Bahaya (Indikator Warna Hitam).

Kembalinya fungsi alat pemantau otomatis (AQMS) ini langsung menyajikan data riil kondisi udara di lapangan. Nilai 343 ISPU menandakan tingginya konsentrasi partikel pencemar (PM10/PM2.5) akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang kian pekat menyelimuti pemukiman warga hingga jalan lintas utama.

Penyebab Data Sempat Hilang Sebelum Alat Normal Kembali

Sebelum menampilkan angka 343 sore ini, data pemantauan untuk wilayah Tebo sempat menghilang dari layar aplikasi ISPUnet, sementara indeks beberapa kabupaten tetangga tetap terdeteksi.

Secara teknis, alat pemantau bekerja secara otomatis mengirimkan sinyal data kontinu ke pusat data nasional. Ketiadaan data yang sempat terjadi sebelumnya dipengaruhi oleh beberapa kendala sistematis, mulai dari gangguan transmisi sinyal di lokasi alat, kendala teknis pada server, hingga penyesuaian sinkronisasi di data center KLHK sebelum akhirnya jaringan pulih total dan menampilkan bacaan terbarukan.

Dampak Kesehatan dan Kejelasan Status Aktivitas Warga

Tercatatnya angka ISPU sebesar 343 membawa ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat, terutama risiko terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Meski data resmi KLHK telah mengonfirmasi status udara Tebo masuk skala bahaya, hingga saat ini belum ada edaran atau rekomendasi resmi mengenai penyesuaian aktivitas masyarakat di lapangan. Kegiatan operasional di instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun proses belajar mengajar di sekolah-sekolah masih berjalan normal dan belum dialihkan ke sistem dalam jaringan (daring/online).

Masyarakat berharap dengan telah berfungsinya kembali sistem pemantauan udara ini, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah antisipatif serta mengeluarkan panduan keselamatan yang jelas bagi warga Kabupaten Tebo. (HS)

Baca Juga:
Tersalin 👍
Suaratebo
Suaratebo
PT Multimedia Suara Tebo

Berita Terbaru

  • Sistem Pemantau Udara Tebo Berfungsi Kembali, Data ISPUnet Tembus Angka 343 Kategori Berbahaya
  • Sistem Pemantau Udara Tebo Berfungsi Kembali, Data ISPUnet Tembus Angka 343 Kategori Berbahaya
  • Sistem Pemantau Udara Tebo Berfungsi Kembali, Data ISPUnet Tembus Angka 343 Kategori Berbahaya
  • Sistem Pemantau Udara Tebo Berfungsi Kembali, Data ISPUnet Tembus Angka 343 Kategori Berbahaya
  • Sistem Pemantau Udara Tebo Berfungsi Kembali, Data ISPUnet Tembus Angka 343 Kategori Berbahaya
  • Sistem Pemantau Udara Tebo Berfungsi Kembali, Data ISPUnet Tembus Angka 343 Kategori Berbahaya