Minim Rambu dan Lampu Jalan, Sedan Toyota Vios Terperosok ke Drainase di Jalinsum Jujuhan Bungo
![]() |
| Minim Rambu dan Lampu Jalan, Sedan Toyota Vios Terperosok ke Drainase di Jalinsum Jujuhan Bungo |
Bungo, Suaratebo.net - Ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Km 53, tepatnya di kawasan Jembatan Kembar Tukum 1, Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, kembali memakan korban kecelakaan lalu lintas.
Sebuah kendaraan roda empat jenis sedan Toyota Vios berplat nomor BA 1563 IJ mengalami kecelakaan tunggal dan terperosok ke dalam drainase jalan seluas lebih dari 1 meter pada Rabu (5/8/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat warga sekitar menemukan kendaraan di lokasi kejadian, pengemudi mobil tersebut sudah tidak berada di tempat.
Minim Rambu dan Penerangan Jalan Jadi Pemicu Utama
Kondisi jalur yang minim penerangan dan tanpa rambu peringatan ditengarai menjadi penyebab utama kecelakaan kerap terjadi di lokasi tersebut, terutama bagi pengendara yang melintas dari arah Muara Bungo.
Salah seorang warga setempat, Azwar, mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekan kerja mengetahui insiden tersebut saat sedang beraktivitas pada waktu subuh.
"Kami pas kerja malam tadi subuhnya melihat satu unit Toyota Sedan Vios masuk dalam drainase, sopirnya sudah tidak ada lagi di lokasi," kata Azwar.
Azwar menambahkan, kawasan Jembatan Kembar Tukum 1 memang tergolong rawan kecelakaan. Selain minimnya rambu lalu lintas, kondisi jalan yang gelap gulita di malam hari membuat banyak pengemudi tidak menyadari keberadaan drainase yang cukup dalam di sisi jalan.
"Di lokasi ini sudah sering sekali terjadi kecelakaan mobil dari arah Bungo. Ditambah lagi tidak dipasang rambu-rambu dan tidak ada penerangan jalan, membuat lokasi gelap sehingga sopir tidak sadar kendaraannya masuk ke drainase sedalam 1 meter lebih," jelasnya.
Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah
Meskipun tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini, mobil sedan berwarna perak tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan dan bawah bodi. Kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah berhasil dievakuasi dari dasar drainase menggunakan armada mobil derek.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Satlantas Polres Bungo terkait identitas pengemudi maupun kronologi pasti penyebab kecelakaan tunggal tersebut. Warga berharap pihak terkait segera memasang rambu peringatan serta lampu penerangan jalan umum (PJU) untuk mencegah terulangnya insiden serupa. (HS)

