Hari Kedua Pencarian: Tim SAR Gabungan Perluas Penyisiran Lansia Tenggelam di Merangin
| Hari Kedua Pencarian: Tim SAR Gabungan Perluas Penyisiran Lansia Tenggelam di Merangin |
Merangin, Suaratebo.net - Tim SAR Gabungan kembali mengintensifkan operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue) memasuki hari kedua (H2) terhadap seorang lansia wanita bernama Zaimah (74). Korban dilaporkan hilang tenggelam di aliran Sungai Nalo Tantan, Desa Sungai Ulak, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.
Insiden Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) ini pertama kali dilaporkan oleh pihak BPBD Merangin pada Selasa sore (4/8/2026). Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban sedang mandi di pinggir aliran Sungai Nalo Tantan, lalu secara tiba-tiba terseret arus sungai yang cukup deras hingga menghilang. Meski warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri, keberadaan korban tak kunjung ditemukan.
Strategi Pencarian: Pembagian 4 SRU Hingga Penyelaman
Memasuki pencarian hari kedua pada Rabu pagi (5/8/2026) mulai pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan menyusun strategi khusus dengan membagi personel ke dalam 4 Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan area penyisiran:
- SRU 1 (LCR SAR MTA): Menyisir permukaan air sejauh 2 kilometer ke arah hilir sungai.
- SRU 2 (LCR Satbrimob Merangin): Melakukan penyisiran permukaan air hingga radius 4 kilometer ke hilir.
- SRU 3 (LCR BPBD Merangin): Memperluas jangkauan penyisiran permukaan air sejauh 6 kilometer ke hilir.
- SRU 4 (LCR Pos SAR Bungo): Menyisir permukaan air sejauh 8 kilometer ke arah hilir, sekaligus menerjunkan tim penyelam di sekitar Lokasi Kejadian Perkara (LKP).
Puluhan Personel Gabungan dan Alat Berat Dikerahkan
Operasi kemanusiaan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur potensi SAR. Di antaranya Pos SAR Bungo (7 personel), BPBD Merangin (3 personel), Polres Merangin (6 personel), Polsek Bangko (4 personel), Batalyon Brimob (10 personel), SAR MTA (5 personel), Damkar (2 personel), serta dibantu penuh oleh masyarakat setempat dan pihak keluarga korban.
Sejumlah sarana dan prasarana penanggulangan bencana turut diturunkan ke titik lokasi kejadian, termasuk:
- 1 unit Rescue Car Double Cabin
- 4 unit Landing Craft Rubber (LCR/Perahu Karet)
- Peralatan Water Rescue dan peralatan selam
- Perlengkapan medis, komunikasi, serta evakuasi
Meski kondisi cuaca di lokasi terpantau berawan, debit dan kecepatan arus sungai menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan. Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menyisir aliran sungai secara maksimal untuk segera menemukan keberadaan korban. (HS)

