Data ISPUnet Tebo Mendadak Off Saat Kabut Asap Pekat, Kadis LH Buka Suara
![]() |
| Kondisi kabut asap pada puku 12.00 wib menggunakan kamera ponsel |
Tebo, Suaratebo.net - Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin mengkhawatirkan masyarakat Kabupaten Tebo. Pada Rabu dini hari (26/8/2026), pemantauan kualitas udara sempat berada pada tingkat mengkhawatirkan dengan indikator warna hitam (berbahaya). Namun, saat diakses kembali melalui aplikasi ISPUnet, data pemantauan untuk wilayah Tebo mendadak tidak terbaca atau hilang, sementara kabupaten tetangga tetap terdeteksi.
Fenomena hilangnya data pemantauan kualitas udara ini menuai pertanyaan di tengah masyarakat yang merasakan langsung dampaknya di lapangan.
Penjelasan Dinas LH-Hub Tebo
Menanggapi tidak munculnya indeks kualitas udara Tebo di ISPUnet, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (LH-Hub) Kabupaten Tebo, Drs. Eryanto, mengonfirmasi bahwa pihak daerah saat ini masih menunggu pembaruan data teknis dari pusat.
"Info saat ini Kementerian KLHK sedang melakukan resset alat AQMS setelah kalibrasi dan pemasangan alat sebelumnya, hal ini dilakukan agar akurasi alat, menjadi akurat" tegas Eryanto saat dikonfirmasi terkait kendala data pada aplikasi pemantau tersebut.
Walau demikian Eryanto tetap menghimbau kepada masyarakat, agar tetap menggunakan maskar saat diluar ruangan, secara kasat mata memang kabut asap cukup tebal, jika memang tidak ada kegiatan diluar rumah, jangan keluar rumah, kita terus mendesak pihak KLHK untuk mendeteksi alat ISPU (AQMS) yang sidah kita pasang, semoga segera terbaca di aplikasi.
![]() |
| Kualitas kondisi udara pada dinihari 26 Agustus 2026 hingga pagi |
Secara teknis, alat pemantau Kualitas Udara (AQMS) bekerja secara otomatis dengan mengalirkan sinyal ke sistem pusat. Tidak munculnya data Kabupaten Tebo pada aplikasi ISPUnet dapat dipengaruhi oleh pelbagai faktor teknis, mulai dari gangguan sinyal di lokasi alat, kendala pada sistem server, hingga penyesuaian data center di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Aktivitas Sekolah dan OPD Belum Diliburkan
Secara kasat mata, pergerakan kabut asap di wilayah Kabupaten Tebo kian hari kian memburuk dan menyelimuti permukiman serta jalan lintas utama. jarak pandang pun mulai terbatas, terutama pada pagi dan malam hari.
Meski kondisi udara berada pada fase yang mengancam kesehatan, hingga saat ini belum ada surat edaran atau rekomendasi resmi dari pemerintah daerah terkait penyesuaian aktivitas masyarakat. Kegiatan operasional di instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun proses belajar mengajar di sekolah masih berlangsung tatap muka dan belum dialihkan ke sistem daring (online).
Masyarakat mengimbau pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah cepat, terutama dalam membagikan masker dan memberikan ketegasan terkait kejelasan status libur sekolah demi meminimalisasi risiko Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak-anak. (HS)


