Drama 112 Menit! Tendangan Roket Julián Álvarez Bawa Argentina Tekuk Swiss
![]() |
| Ilustrasi Tendangan Julian Bawa Argentina Tekuk Swiss (Generate By Geimi AI) |
Suaratebo.net, Buenos Aires - Pertandingan sengit antara Argentina dan Swiss akhirnya menyisakan cerita dramatis yang akan dikenang lama oleh para pencinta sepak bola. Melansir CNN Indonesia, La Albiceleste sukses mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Swiss lewat babak perpanjangan waktu (extra time) yang menguras emosi.
Pahlawan kemenangan Argentina tak lain adalah sang striker muda, Julián Álvarez. Berawal dari skema serangan di menit ke-112, Álvarez yang berada di luar kotak penalti melepaskan tendangan melengkung yang sangat terukur dengan kaki kanannya.
Bola deras hasil sepakan pemain bernomor punggung 9 itu menghujam tajam ke pojok kiri gawang Swiss. Kiper Gregor Kobel yang tampil apik sepanjang laga, kali ini harus pasrah memungut bola dari jala gawangnya. Gol telat ini langsung disambut gemuruh dan sorak-sorai histeris dari ribuan suporter Argentina yang memadati stadion.
Saling Balas Gol Sejak Babak Pertama
Sebelum drama di babak perpanjangan waktu terjadi, laga ini sudah berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.
Babak Pertama (Keunggulan Argentina): Skuad asuhan Lionel Scaloni berhasil unggul lebih dulu berkat gol sundulan berkelas dari gelandang Alexis Mac Allister, memanfaatkan umpan matang di dalam kotak penalti.
Babak Kedua (Sengatan Swiss): Memasuki paruh kedua, Swiss yang tidak mau menyerah begitu saja mulai meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, winger lincah Dan Ndoye sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Argentina.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal 90 menit berakhir, memaksa laga harus dilanjutkan ke babak tambahan 2x15 menit. Di sinilah mental juara Argentina berbicara melalui aksi krusial Álvarez.
Dengan hasil ini, Argentina kembali membuktikan kapasitasnya sebagai tim dengan mentalitas tangguh di fase-fase krusial turnamen. Sementara bagi Swiss, kekalahan ini terasa menyakitkan mengingat performa disiplin yang ditunjukkan Granit Xhaka dan kawan-kawan sepanjang laga.
(HS)
Selengkapnya Disini

