Dorong Sawit Berkelanjutan, Sekda Tebo Sindi Serahkan Bantuan Sarana Perkebunan serta Sertifikat ISPO & RSPO
![]() |
| Dorong Sawit Berkelanjutan, Sekda Tebo Sindi Serahkan Bantuan Sarana Perkebunan serta Sertifikat ISPO & RSPO |
Suaratebo.net, Tebo – Sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Tebo terus dipacu untuk memenuhi standar pasar global. Pemerintah Kabupaten Tebo menunjukkan komitmen kuatnya melalui kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo, Sindi, S.H., M.H., yang menghadiri langsung kegiatan penyerahan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) perkebunan kelapa sawit rakyat, sekaligus penyerahan sertifikat ISPO dan RSPO pada Senin (15/6/2026).
Agenda strategis yang menyasar para kelompok tani dan pekebun swadaya ini dipusatkan di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Komitmen Praktik Kebun Sawit Ramah Lingkungan
Kegiatan ini merupakan bentuk jaminan dan dukungan nyata dari Pemkab Tebo terhadap peningkatan produktivitas, legalitas, serta keberlanjutan (sustainability) sektor industri kelapa sawit yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung.
Penyerahan sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) ini menjadi bukti valid di lapangan bahwa para pekebun sawit mandiri di Kecamatan Rimbo Ulu telah sukses menerapkan praktik budidaya perkebunan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta patuh pada regulasi standar internasional.
Dalam arahannya, Sekda Tebo Sindi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar lembaran kertas, melainkan tiket utama bagi komoditas kelapa sawit daerah untuk menembus pasar yang lebih luas dengan harga yang lebih kompetitif.
"Penyerahan sertifikat ISPO dan RSPO ini membuktikan bahwa petani sawit kita di Tebo mampu bersaing dan berkomitmen penuh dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menerapkan prinsip perkebunan yang baik sesuai standar global," ujar Sekda Sindi.
Strategi Pemkab Tebo Tingkatkan Kapasitas Petani Swadaya
Kabupaten Tebo secara konsisten terus merancang program penguatan sektor hulu perkebunan. Melalui instansi terkait, pemerintah daerah berkomitmen mempercepat penguatan kelembagaan petani lewat program-program seperti:
- Peningkatan kapasitas teknis budidaya petani kelapa sawit.
- Penyediaan sarana pendukung produksi (pupuk, bibit unggul, dan alat pascapanen).
- Pengawalan tata niaga sawit agar berjalan transparan dan inklusif.
Melalui sinergi di Desa Mekar Sari ini, Pemkab Tebo berharap seluruh kecamatan sentra perkebunan dapat mereplikasi langkah serupa. Penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan ini dinilai krusial tidak hanya untuk mendongkrak kesejahteraan finansial petani lokal, tetapi juga memperkuat posisi tawar dan daya saing minyak sawit mentah (CPO) asal Jambi di kancah nasional maupun ekspor internasional. (HS)

