![]() |
| Perkuat Ekonomi Daerah, Sekda Tebo Sindi Ikuti Workshop Fiskal Level Pimpinan di Jakarta |
Suaratebo.net, Jakarta – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi daerah terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tebo. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo, Sindi, S.H., M.H., dalam acara Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Level Pimpinan Angkatan III Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/04/2026) di Aula Gedung E Pusdiklat Pajak, Jakarta ini, menjadi ajang strategis bagi para pimpinan daerah untuk mendalami manajemen keuangan negara di tingkat lokal. Workshop ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas pimpinan dalam mengelola fiskal yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Strategi Fiskal untuk Pembangunan Tebo
Dalam workshop tersebut, materi difokuskan pada pemahaman komprehensif mengenai kebijakan fiskal terbaru dan strategi penguatan ekonomi di tengah dinamika global. Pengelolaan fiskal yang sehat diyakini menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan Sekda Tebo, Sindi, S.H., M.H.:
"Partisipasi dalam workshop ini sangat krusial bagi kami di jajaran pemerintahan daerah. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap rupiah dalam anggaran daerah dikelola dengan strategi fiskal yang tepat. Kami ingin mengimplementasikan ilmu yang didapat di sini untuk mengoptimalkan potensi ekonomi di Kabupaten Tebo, sehingga pembangunan tidak hanya berjalan, tapi juga berkelanjutan."
Optimalkan PAD dan Efisiensi Anggaran
Melalui edukasi tingkat tinggi ini, Pemerintah Kabupaten Tebo berharap dapat melakukan terobosan dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta efisiensi belanja publik. Wawasan yang diperoleh dari Pusdiklat Pajak akan menjadi acuan dalam menyusun kebijakan ekonomi makro di tingkat daerah yang lebih adaptif dan inovatif.
Dengan adanya penguatan kapasitas level pimpinan ini, Kabupaten Tebo optimistis mampu menciptakan tata kelola keuangan yang lebih kuat untuk mendukung berbagai program prioritas pembangunan di masa depan. (HS)

