![]() |
| Medco Resmi Serap Minyak Sumur Masyarakat, Strategi Baru Genjot Lifting Nasional/Gambar Ilustrasi AI |
Suaratebo.net, Bayunglencir - Langkah konkret integrasi produksi minyak masyarakat ke dalam sistem industri hulu migas nasional kembali bergulir. Medco E&P Grissik Ltd. secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan UMKM PT Keban Berkah Energi untuk menyerap minyak dari sumur masyarakat, Senin (20/4/2026).
Penandatanganan yang berlangsung di Jakarta ini menjadi sinyal kuat bahwa integrasi sumur masyarakat kini telah menjadi bagian nyata dari strategi energi nasional.
Sinergi Lokal untuk Ketahanan Energi
Melansir informasi dari akun Instagram @infobayunglencir, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja operasional. Melalui keterlibatan UMKM sebagai agregator, tata kelola minyak rakyat kini bergeser dari aktivitas informal menjadi kontribusi legal yang diakui negara.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan bahwa pola kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kelola yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
"Alhamdulillah, setelah Pertamina, pagi ini giliran Medco menandatangani kontrak kerja sama untuk menerima minyak dari sumur masyarakat melalui UMKM PT Keban Berkah Energi," ujar Djoko.
Target Produksi, Menuju 3.000 BOPD
Pada tahap awal, produksi yang akan diserap mencapai sekitar 500 barel minyak per hari (BOPD). Namun, angka ini diproyeksikan akan meningkat signifikan seiring dengan optimalisasi pengelolaan dan dukungan teknologi di lapangan.
"Ke depan, produksinya dapat ditingkatkan hingga di atas 3.000 BOPD," tambah Djoko Siswanto optimistis.
Manfaat bagi Masyarakat dan Negara
Kerja sama ini dinilai sebagai terobosan penting yang menjembatani dua kepentingan utama:
- Bagi Negara, Menambah lifting migas nasional guna mengejar target produksi yang telah ditetapkan pemerintah.
- Bagi Masyarakat, Memberikan kepastian hukum, standar keamanan operasional, dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelibatan unit usaha daerah.
SKK Migas menegaskan bahwa pola kolaborasi ini akan terus diperluas ke wilayah lain sebagai bagian dari strategi untuk memastikan seluruh potensi sumber daya energi nasional dapat terserap secara optimal dan transparan. (HS)

