Bareskrim Polri dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Sejoli Asal NTT

Bareskrim Polri dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Sejoli Asal NTT

Suaratebo.net, Jakarta – Kolaborasi internasional antara Bareskrim Polri dan Federal Bureau of Investigation (FBI) kini tengah membidik ribuan pelaku kejahatan siber global. Fokus utama penyelidikan ini adalah memburu sekitar 2.400 pembeli alat phishing atau perangkat peretasan yang diciptakan oleh pasangan kekasih berinisial GWL dan FYTP asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mengutip laporan dari akun Instagram @cnnIndonesia, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, mengungkapkan bahwa proses identifikasi terhadap ribuan pembeli tersebut masih terus didalami secara intensif oleh tim penyidik.

Jejak Kejahatan Siber Transnasional

Kasus ini menjadi sorotan dunia karena skalanya yang melintasi batas negara. Brigjen Himawan menegaskan bahwa ini adalah bentuk nyata dari kejahatan transnasional, di mana perangkat yang dibuat di pelosok Indonesia dapat digunakan untuk menjerat korban di belahan dunia lain.

"Ini adalah kegiatan transnasional di mana pelaku bisa ada di satu negara, tetapi korban ada di berbagai negara. Tadi contohnya ada di Amerika, kemudian di Moldova itu bagian daripada korban," ujar Himawan dalam keterangannya.

Kerja sama strategis dengan FBI dilakukan lantaran para pembeli alat peretasan ini terdeteksi tersebar di berbagai negara. Sinergi ini bertujuan untuk:

  • Melacak Keberadaan Pelaku, Mengidentifikasi lokasi pasti 2.400 pembeli yang menggunakan jasa peretasan GWL dan FYTP.
  • Pendataan Korban, Mendata jumlah korban global yang terdampak oleh serangan phishing dari alat buatan sejoli tersebut.
  • Penegakan Hukum Lintas Batas, Memastikan tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan siber meskipun berada di luar yurisdiksi Indonesia.

Mengenal Bahaya Phishing dan Dampaknya

Phishing merupakan salah satu teknik penipuan digital yang bertujuan untuk mencuri informasi sensitif seperti kata sandi, data kartu kredit, hingga identitas pribadi melalui tautan atau situs palsu yang menyerupai aslinya.

Dengan adanya alat phishing siap pakai buatan tersangka NTT ini, orang awam sekalipun dapat melakukan serangan siber yang terorganisir. Hal inilah yang menyebabkan jumlah pembeli melonjak hingga ribuan dan menciptakan ancaman keamanan digital yang serius di tingkat internasional. (HS)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Bareskrim Polri dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Sejoli Asal NTT
  • Bareskrim Polri dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Sejoli Asal NTT
  • Bareskrim Polri dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Sejoli Asal NTT
  • Bareskrim Polri dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Sejoli Asal NTT
  • Bareskrim Polri dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Sejoli Asal NTT
  • Bareskrim Polri dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Sejoli Asal NTT