![]() |
| Sinergi Ulama dan Umaro, Bupati Tebo Perkuat Ukhuwah di Ponpes Darul Hikam |
Suaratebo.net, Tebo – Pemerintah Kabupaten Tebo terus memperkuat simpul silaturahmi antara pemerintah (Umaro) dan para tokoh agama (Ulama). Bertempat di Pondok Pesantren Darul Hikam, Kecamatan Rimbo Ulu, Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE, MM bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, SE, M.Si menghadiri agenda Safari Ramadan sekaligus silaturahmi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi.
Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan nilai-nilai religius. Kehadiran pimpinan daerah di tengah para santri dan pengurus MUI menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Tebo tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan karakter dan spiritual masyarakat.
Menjaga Kerukunan dan Kesejahteraan Masyarakat Tebo
Dalam sambutannya, Bupati Agus Rubiyanto menekankan pentingnya peran Ulama sebagai pilar penjaga kerukunan. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tebo dan MUI diharapkan mampu menciptakan iklim yang kondusif, aman, dan tertib, terutama dalam menghadapi dinamika sosial di tengah masyarakat.
Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam kegiatan ini antara lain:
- Penguatan Ukhuwah Islamiyah, Mempererat tali persaudaraan antara pemerintah, ulama, dan santri.
- Sinkronisasi Program, Memastikan program pemerintah daerah mendapat dukungan moral dan edukasi dari para tokoh agama.
- Kesejahteraan Umat, Mendiskusikan solusi bersama terkait isu-isu sosial melalui pendekatan keagamaan yang moderat.
Peran Strategis MUI Jambi di Kabupaten Tebo
Kehadiran MUI Provinsi Jambi dalam Safari Ramadan ini memberikan bobot tersendiri bagi kualitas dialog keagamaan di Rimbo Ulu. Dengan kolaborasi yang erat, pemerintah daerah berharap peran pondok pesantren seperti Darul Hikam semakin optimal dalam mencetak generasi muda Tebo yang berakhlak mulia sekaligus kompeten secara intelektual.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Tebo, sekaligus menjadi simbol bahwa kemajuan daerah sangat bergantung pada harmonisasi antara pemimpin dan para ulama.
