Scroll untuk melanjutkan membaca

Dua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat, Kapal Alami Mati Mesin

Dua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat, Kapal Alami Mati Mesin

Suaratebo.net, Tanjabtim – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) di perairan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, berakhir dengan kabar melegakan. Dua orang nelayan asal Kuala Tungkal yang sempat dilaporkan hilang kontak akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis (8/1/2026).

Kedua nelayan tersebut diketahui terombang-ambing di tengah laut setelah kapal yang mereka gunakan mengalami kerusakan teknis di lokasi yang cukup jauh dari bibir pantai.

Kronologi Penemuan, Terbawa Arus 11 Nautical Mile

Insiden bermula ketika M. Yunani (64) dan Junaidi (27), warga Kelurahan Tungkal II, berangkat melaut pada Kamis pagi. Kekhawatiran muncul saat keduanya tak kunjung kembali ke rumah sesuai jadwal hingga sore hari. Pihak keluarga yang panik segera melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue USS Kuala Tungkal bersama unsur SAR gabungan langsung melakukan penyisiran. Kerja keras tim membuahkan hasil saat kapal nelayan korban terdeteksi di sekitar Kuala Sungai Alang-Alang. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 11 nautical mile dari titik perkiraan awal kejadian.

Pernyataan Resmi Kakansar Jambi Terkait Proses Evakuasi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Adah Sudarsa, S.T., mengonfirmasi bahwa penyebab utama kedua korban tidak bisa kembali ke daratan adalah kegagalan mesin kapal.

“Alhamdulillah, kedua nelayan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Kapal yang mereka gunakan mengalami mati mesin sehingga tidak dapat kembali ke darat. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke Pelabuhan Roro Kuala Tungkal,” ujar Adah Sudarsa.

Setelah tiba di pelabuhan, kedua korban yang dalam keadaan sehat langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang telah menunggu. Penyerahan ini menandai berakhirnya ketegangan yang sempat menyelimuti warga Tungkal Ilir.

Operasi SAR Resmi Ditutup dengan Imbauan Keselamatan

Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dari berbagai unsur, mulai dari Rescue USS Kuala Tungkal, Polairud, BPBD, PMI, hingga partisipasi aktif masyarakat setempat. Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, Tim SAR Gabungan secara resmi menutup operasi dan kembali ke satuan masing-masing.

Menutup keterangannya, Adah Sudarsa memberikan imbauan penting bagi seluruh masyarakat yang beraktivitas di laut. Mengingat cuaca dan kondisi perairan yang dinamis, kesiapan armada menjadi hal yang mutlak.

"Kami mengimbau kepada para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi kapal dan mesin sebelum melaut. Selain itu, segera laporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat di laut agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin," pungkasnya. (HS)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Dua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat, Kapal Alami Mati Mesin
  • Dua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat, Kapal Alami Mati Mesin
  • Dua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat, Kapal Alami Mati Mesin
  • Dua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat, Kapal Alami Mati Mesin
  • Dua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat, Kapal Alami Mati Mesin
  • Dua Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Selamat, Kapal Alami Mati Mesin