Scroll untuk melanjutkan membaca


Bupati Tebo Konsultasi ke Kemendagri, Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM dan Optimalisasi Dana Transfer Pusat

 Bupati Tebo Konsultasi ke Kemendagri, Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM dan Optimalisasi Dana Transfer Pusat

Suaratebo.net - Dalam upaya mempercepat pembangunan dan efisiensi anggaran, Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE., MM melakukan kunjungan kerja strategis ke Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pertemuan ini difokuskan pada koordinasi mendalam mengenai pengelolaan keuangan daerah, pemutakhiran data dana transfer, serta penguatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Tebo.(12/12)

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tebo dan Kemendagri ini diharapkan mampu membuka kran informasi mengenai berbagai peluang anggaran pusat yang dapat diserap untuk kemajuan infrastruktur dan pelayanan publik di Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung.

SDM Sebagai Kunci Utama Serapan Anggaran Pusat

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri memberikan penekanan khusus bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah fondasi utama dalam tata kelola keuangan yang sukses. Menurutnya, wawasan pejabat daerah menentukan seberapa besar peluang yang bisa diraih dari pusat.

"SDM itu kunci utama. Kalau wawasan pejabatnya terbuka, dia akan tahu peluang apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk daerah. Peningkatan SDM itu sangat penting," tegas Dirjen di hadapan Bupati Tebo.

Lebih lanjut, pihak Kemendagri menyoroti fenomena di mana banyak daerah yang gagal mendapatkan alokasi anggaran pusat hanya karena ketidaktahuan mekanisme birokrasi. "Banyak anggaran pusat bisa dibawa ke daerah. Tapi kalau tidak tahu caranya, ya tidak akan dapat," tambah Dirjen, mengingatkan pentingnya proaktif dalam menjemput bola ke kementerian terkait.

Langkah Strategis, Bimtek dan Sertifikasi Pejabat Eselon II & III

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kemendagri mendorong Pemerintah Kabupaten Tebo untuk memprioritaskan anggaran peningkatan kapasitas pada tahun mendatang. Hal ini mencakup pengalokasian biaya narasumber ahli agar para pejabat daerah dapat mengikuti pelatihan, bimbingan teknis (Bimtek), serta forum strategis berskala nasional.

Selain itu, poin krusial yang ditekankan adalah kewajiban sertifikasi pengadaan barang dan jasa bagi pejabat Eselon II dan III. Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan standar kompetensi mutlak guna memastikan proses pengadaan di Kabupaten Tebo berjalan sesuai regulasi, transparan, dan terhindar dari permasalahan hukum.

Bupati Tebo Agus Rubiyanto menyambut baik arahan tersebut dan berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil koordinasi ini dalam kebijakan daerah. Dengan SDM yang kompeten dan tersertifikasi, Kabupaten Tebo optimistis dapat mengelola dana transfer pusat dengan lebih maksimal demi kesejahteraan masyarakat luas.

Baca Juga
Berita Terbaru
  •  Bupati Tebo Konsultasi ke Kemendagri, Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM dan Optimalisasi Dana Transfer Pusat
  •  Bupati Tebo Konsultasi ke Kemendagri, Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM dan Optimalisasi Dana Transfer Pusat
  •  Bupati Tebo Konsultasi ke Kemendagri, Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM dan Optimalisasi Dana Transfer Pusat
  •  Bupati Tebo Konsultasi ke Kemendagri, Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM dan Optimalisasi Dana Transfer Pusat
  •  Bupati Tebo Konsultasi ke Kemendagri, Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM dan Optimalisasi Dana Transfer Pusat
  •  Bupati Tebo Konsultasi ke Kemendagri, Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM dan Optimalisasi Dana Transfer Pusat