![]() |
| Kabid Tanaman Pangan Nanang Suyanto, S.St |
Suaratebo.net - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tebo melakukan Rakor percepatan tanam kegiatan Oplah pasca 2024 dan Oplah 2025 Kabupaten Tebo dilaksanakan pada hari Senin, 21 Juli 2025 pukul 09:00 WIB di Aula Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tebo. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tebo, Bapak H. Muhammad Ziadi, SP., (tautan tidak tersedia), serta para Kepala bidang.
Arahan Kabid Tanaman Pangan sekaligus PPK Kegiatan Oplah 2025.
Kabid Tanaman Pangan Nanang Suyanto, S.St menyampaikan arahan untuk melaksanakan swasembada pangan melalui Oplah 2024-2025. Beliau menekankan bahwa untuk mencapai Swasembada pangan kabupaten Tebo diperlukan produksi beras sebanyak 33.288 Ton / Tahun perkapita, sementara produksi kita baru mencapai 14.338 Ton, untuk mencapai Swasembada pangan kabupaten tebo harus ada pertanaman sebesar lebih kurang 12000 hektar.
Ini dapat dicapai melalui Optimasi Lahan dalam upaya meningkat index pertanaman dari tanam satu kali menjadi tanam dua kali, upaya lain yang harus dilakukan adalah peningkatan produktivitas yang saat ini baru dicapai sebesar 34.46 Ton/Hektar. (22/7/25)
Percepatan Tanam Kegiatan Oplah 2024-2025
Kepala Bidang Tanam Pangan, Bapak Nanang Suyanto, (tautan tidak tersedia), menyampaikan materi tentang percepatan tanam kegiatan Oplah 2024-2025. Beliau menjelaskan bahwa benih bantuan untuk kegiatan Oplah 2024 dan Oplah 2025 masih dialokasikan melalui brigade pangan.
Bantuan Saprodi
Plt Kepala Bidang PSP, Bapak Asep Erawan, SP, menyampaikan bahwa ada bantuan dari Kementerian Pertanian terhadap kebutuhan tanam seperti dolomit dan pestisida untuk kegiatan Oplah 2024 dan Oplah 2025. Dolomit bantuan yang diberikan pemerintah sebesar 250 Kg/Ha, sedangkan pestisida sebesar 1L atau 1Kg per Ha.
Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa kesimpulan, antara lain:
- Target tanam kegiatan Oplah 2024 dan kegiatan Oplah 2025 di bulan September 2025.
- Proses pengajuan bantuan saprodi akan dilakukan bulan Agustus 2025.
- Untuk pekerjaan fisik sumur bor dan bak penampung segera dibuat surat hibah dari petani pemilik lahan.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan tanam kegiatan Oplah pasca 2024 dan Oplah 2025 di Kabupaten Tebo, sehingga target produksi dapat tercapai dan swasembada pangan dapat terwujud. (Hs)




