Bangunan Irigasi Tak Berfungsi, Petani Terancam Gagal Tanam Padi

Bangzie
Bangunan Irigasi Tak Berfungsi, Petani Terancam Gagal Tanam Padi
Bangunan Irigasi Yang Tak Berfungsi

Batanghari, Suaratebo,net -  Pembangunan irigasi persawahan yang beralamat di Rt 07, Desa Pasar Terusan, Kec. Muara Bulian dipastikan tidak bisa dipungsikan. Pasalnya, bangunan tersebut tidak bisa mengatur air lantaran lantai saluran irigasi sama tinggi dengan air.

Proyek bangunan yang menghabiskan uang negara hingga ratusan juta yang di bangun pada September 2020 oleh CV. TIGA SEKAWAN MAKMUR itu menyebabkan warga sekitar tidak bisa menanam padi. Sementara, padi yang disemai warga sudah memasuki usia tanam atau sudah bisa dipindahkan ke sawah.

Menurut petani, seharusnya posisi lantai bangunan irigasi ini dibawah air supaya air itu bisa mengalir. Agar warga kembali bisa menanam padi, sedangkan air yang harus dibuang masih ribuan kubik lagi.

"Kedalaman air saat ini lebih dari satu meter. Dan sawah yang tidak bisa ditanami sekitar 2 Hektare lebih," kata Mukhsin, saat dikonfirmasi Rabu (09/06/2020) pagi.

Dikatakan Mukhsin, pada tahun lalu sebelum dibangunnya irigasi ini para petani menanam padi. Dirinya sangat menyayangkan dengan anggaran ratusan juta yang di kucurkan pemerintah, namun hasilnya sangat tidak memuaskan.

"Dulu, hanya beberapa keping papan saja bisa mengatur air dengan baik, bahkan hasil padi warga melimpah. Kalau sekarang macam mau melimpah, nanam padi saja tidak bisa," jelasnya.

Agar petani kembali bisa menanam padi, mau tidak mau lantai petugas ini harus digali. Namun, dirinya bersama petani lainnya tidak mau gegabah mengamhil tindakan dan meminta kepada pihak terkait untuk mencarikan solusinya. 

"Kemarin perangkat Desa Pasar Terusan dan anggota DPR Provinsi Pak Najamuddin sudah ngecek lokasi bangunan ini. Namun, belum tau apa tindakan yang harus dilakukan," pungkas Mukhsin. (ST, Zie) 
Pos Terkait