Iklan

Mantan Sekdis PUPR Memprediksi Proyek 5 M Bakal Bermasalah

Selasa, 04 Mei 2021 | 4.5.21 WIB Last Updated 2021-05-04T04:57:56Z

Suaratebo.net, Tebo - Diduga akan meraup untung besar, Mantan Kepala Dinas PUPR Tebo Erwanto, rupanya kala itu sudah diingatkan oleh mantan Sekretaris nya Sugiarto agar lebih berhati-hati. Bahkan juga pernah diminta untuk dibatalkan proyek swakelola dengan anggaran Rp. 5 Milyar untuk perbaikan jalan 21, dia beralasan SDM yang dimiliki pegawai tidak cukup untuk mengelola anggaran sebesar itu. 

Kepada awak media Sugiarto mengatakan, kala itu saya jabatan Sekdis. Akui mengetahui rencana tersebut. Tapi, anggaran yang terlalu besar diminta lebih berhati-hati dan membatalkan.

" Saya mengetahui rencana proyek tersebut. Tapi, dengan anggaran 5 milyar. Saya ingatkan kala itu, untuk berhati-hati dan membatalkan. Resiko nya sangat tinggi, karena kita tidak sumber daya yang cukup",fungkasnya. Dan mengakui kelangsungan perencanaan selanjutnya tidak mengetahui lagi. 

Anehnya,  para pelaku yang terlibat dalam pengelolaan proyek ini, sudah tampak menghilang dan tidak bisa lagi diketemui para awak media untuk meminta klarifikasi. Mantan kadis PUPR Erwanto yang saat ini menjabat sebagai Asisten 1 bupati,  saat ini menghilang dan tidak bisa dihubungi baik melalui HP, bahkan tidak masuk kantor.

" Tidak masuk kantor bapak bang, kami dak tahu apa sakit atau dinas luar," ungkap staf kantor. 

Bahkan dari salah satu media online, menuliskan dimana Erwanto tidak bisa  melakukan klarifikasi atas pemberitaan yang tengah ramai. Ia beralasan dan mengaku sedang sakit dan diisolasi dijambi.

"Sayo sedang sakit dan sekarang lagi di isolasi dijambi, ini sekarang senin ( 03.05.2021 ) sedang menjalankan sweb yang kedua dirumah sakit"tegas Erwanto. Kutipan ini diambil dari media partner.

Terkait pernyataan tersebut, tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Tebo saat dikonfirmasi mengakui belum dapat informasi dan kabar terkait ada asisten bupati yang traiking Covid-19.

" Sampai sekarang belum menerima informasi dan kabar nya,' balas Kadis Kesehatan dr. Riana melalui sambungan WA.

sesuai dengan surat perjanjian SWAKELOLA NOMOR / 01 / KONT / RHB-JLN / PUPR / 2020.kegiatan tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh dinas PUPR tebo.

pada surat perjanjian ini Drs.erwanto M E yang waktu itu menjabat sebagai kepala dinas pupr menjadi pejabat pembuat komitmen ( PPK )dan arpan J Selaku ketua palaksana pekerjaan lapangan.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun, bahwa persoalan jalan 21 senilai 5 miliar ini tengah di selidiki oleh penyidik kejaksaan negeri kabupaten tebo, bahkan penyidik sudah memanggil beberapa pihak terkait untuk dimintai keteragan.

Dketahui 2 orang pelaksana lapangan sekaligus penyedia alat berat dan materian sudah 4 kali mangkir panggilan penyidik.dua orang tersebut yakni GN dari PT.CG dan ED dari PT.KGJP. (Ns-ST)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mantan Sekdis PUPR Memprediksi Proyek 5 M Bakal Bermasalah

Trending Now

Iklan