google-site-verification=bB-X4z6_xXeI72_wdRL6X4bzdLSoAXLWxU0FGIIw1so Meski Ada Penemuan Mayat Tadi Malam, Kegiatan di SDN 18 Tebo Tetap Berlanjut

Meski Ada Penemuan Mayat Tadi Malam, Kegiatan di SDN 18 Tebo Tetap Berlanjut



SUARATEBO.NET - Pasca penemuan mayat laki-laki membusuk yang bernama Darmawan Ginting (63) di komplek perumahan dinas guru SDN 18 desa Pancuran Gading Kecamatan Tebo Tengah, pada minggu (23/06/2019) malam, kegiatan disekolah tersebut masih dilakukan seperti hari biasanya.

"siswa-siswi tetap sekolah, tidak ada pengaruhnya dengan penemuan mayat tadi malam. Kebetulan siswa kita sudah habis ujian, jadi kegiatan hari ini disekolah class meeting," kata salah seorang guru di SDN 18 bernama Nizarnis, saat di sambangi di sekolah.

Saat ditanya terkait mayat laki-laki yang ditemukan warga membusuk di perumahan dinas guru tersebut, dirinya sama sekali tidak mengetahui apa penyebabnya. Pasalnya, pada jum'at (21/06/2019) lalu guru disini masih melihat Pak Ginting sarapan.

"Kemungkinan Bapak itu meninggal karena sakit, setau kami beliau sakit asam urat dan sudah komplikasi," jelasnya

Nizarnis juga mengatakan bahwa Pak Ginting sudah tinggal di perumahan guru SD ini sejak tahun 1982 silam. Ia (Pak Ginting) tinggal di perumahan guru karena istrinya dulu juga mengajar di sekolah ini. 

"Waktu masih hidup dia tinggal sendirian, dan sejak meninggal istrinya pada tahun 2018 lalu pola makan beliau kurang teratur," Pungkas Nizarnis.



Sebelumnya, di SD N 18 Tebo, tepatnya dibelakang SMA Negeri 3 Kab. Tebo sontak ramai, pasalnya digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mulai membusuk (23/06/2019)

Berawal dari bau busuk yang menyengat, Prayoga yang merupakan warga setempat bersama tamu yang juga merasakan bau busuk tersebut, dengan rasa penasaran, saat ditelusuri ternyata sumber bau berasal dari salah satu perumahan rumah dinas guru SD N 18 Tebo.

Setelah jelas sumber bau tersebut prayoga lalu memberitahukan kepada ketua RW untuk melakukan pengecekan dan kebenarannya, namun setelah di cek ternyata sumber bau tersebut adalah jasad Pak Darmawan Ginting yang sudah mengeluarkan bau menyengat, seperti yang dijelaskan oleh Prayoga.

"Karena penasaran, kami bersama pak rw melakukan pengecekan di perumahan dinas guru tersebut, dan ternyata bau busuk itu bersumber dari Jasad Pak Darmawan Ginting (63). Pengecekan tersebut juga didampingi oleh pihak Kepolisian," jelasnya.

Prayoga salah seorang warga mengatakan, awalnya dia dan dua orang tamunya mencium bauk busuk yang sangat menyengat. Saat ditelusuri, tenryata bauk busuk tersebut berasal dari salah satu rumah dinas Guru di SDN 18 Tebo.

Malam itu juga, kata Prayoga, dia bersama Ketua RW melaporkan pertemuan itu dengan pihak Kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan, selain itu dilokasi saat ini ramai dengan warga yang ingin melihat sosok temuan mayat tersebut. (red)