Simbol Kemanunggalan: Satgas TMMD 129 Bungo Tebo dan Warga Bangun Tugu di Titik Nol Jalan Baru
![]() |
| Personel Satgas TMMD 129 Kodim 0416/Bungo Tebo dan warga bangun tugu di titik nol jalan Tanjung Agung. Simbol abadi kemanunggalan TNI-Rakyat. |
Bungo, Suaratebo.net – Sebuah prasasti sejarah kedekatan TNI dan rakyat kini mulai berdiri tegak di Kabupaten Bungo. Memasuki pertengahan pelaksanaan program, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo bersama masyarakat bergotong royong membangun Tugu TMMD di titik nol pembukaan badan jalan Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Jumat (17/07/2026).
Tugu ikonik ini dirancang bukan sekadar sebagai hiasan pembatas jalan, melainkan sebagai monumen hidup yang merekam jejak sinergi, keringat, dan kebersamaan dalam memajukan infrastruktur desa yang sebelumnya terisolasi.
Sejak pagi hari, keakraban begitu kental terasa di lokasi proyek. Personel militer dan warga setempat tampak kompak melansir material, memperkuat coran pondasi, hingga menyusun bata demi bata untuk membentuk konstruksi tugu.
Fakta Menarik di Balik Pembangunan Tugu TMMD 129
Lokasi Strategis: Berdiri tepat di titik nol pembukaan jalan baru, menjadikannya ikon selamat datang di kawasan kemajuan ekonomi desa.
Nilai Filosofis: Melambangkan integrasi tanpa sekat antara aspek pertahanan wilayah dengan kesejahteraan masyarakat.
Hasil Swadaya Tenaga: Dibangun murni menggunakan kekuatan gotong royong tanpa menyewa kontraktor luar.
Warisan Semangat untuk Generasi Mendatang
Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.P.A., menegaskan bahwa infrastruktur ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi sejarah Desa Tanjung Agung.
"Pembangunan Tugu TMMD menjadi simbol kebersamaan dan kemanunggalan sejati antara TNI dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong yang terus terjaga erat ini, kami optimistis seluruh sasaran fisik TMMD Ke-129 dapat rampung sesuai target waktu dan langsung memberikan dampak ekonomi yang masif bagi masyarakat," ungkap Letkol Inf Yudi Susilo.
Keterlibatan aktif ini menumbuhkan rasa kepemilikan (sense of belonging) yang tinggi di kalangan warga. Beberapa pemuda desa setempat mengaku sangat bangga bisa ikut mengaduk semen bersama para prajurit untuk membangun ikon daerah mereka sendiri.
Monumen ini nantinya akan menjadi pengingat bagi anak cucu di Desa Tanjung Agung bahwa jalan pembuka kesejahteraan mereka dibangun atas dasar cinta tanah air dan semangat kebersamaan yang tidak akan pernah luntur. (HS)


