Momentum Refleksi Diri, Wabup Nazar Efendi Hadiri Peringatan 1 Muharram 1448 H di Tebo
![]() |
| Momentum Refleksi Diri, Wabup Nazar Efendi Hadiri Peringatan 1 Muharram 1448 H di Tebo |
Suaratebo.net, Tebo – Nuansa religius menyelimuti Kabupaten Tebo saat jajaran pemerintah dan masyarakat berkumpul memperingati pergantian tahun Hijriah. Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, S.E., M.Si., menghadiri langsung acara peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar secara khidmat pada Senin (15/6/2026).
Acara yang dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jemaah tersebut dipusatkan di Masjid YAMP KH Zahruddin Usman, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Spirit Hijrah: Refleksi dan Peningkatan Takwa
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nazar Efendi menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram bukan sekadar rutinitas seremoni tahunan bagi umat Muslim. Lebih dari itu, momentum ini harus dimaknai sebagai media kontemplasi spiritual yang mendalam.
Menurutnya, pergantian tahun Hijriah merupakan waktu yang paling tepat untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri (muhasabah) atas segala hal yang telah dilalui di tahun sebelumnya.
"Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H ini harus kita jadikan momentum penting untuk merefleksikan diri, guna meningkatkan kualitas keimanan serta ketakwaan kita kepada Allah SWT," ujar Nazar Efendi di hadapan para jemaah.
Memperkuat Persatuan dan Semangat Kebersamaan
Selain aspek hubungan manusia dengan Sang Pencipta (hablum minallah), Wabup Tebo juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antar-sesama manusia (hablum minannas). Semangat hijrah harus diimplementasikan dalam kehidupan sosial untuk membangun daerah.
Melalui ruang lingkup ibadah di Masjid YAMP KH Zahruddin Usman ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat kembali semangat kebersamaan, gotong royong, dan menjaga toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Persatuan yang kokoh di antara masyarakat dinilai sebagai modal utama bagi Pemkab Tebo dalam menjalankan roda pembangunan, menjaga stabilitas daerah, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.
Acara kemudian dilanjutkan dengan lantunan zikir bersama, doa awal tahun, serta tausiyah agama yang mengupas tuntas sejarah perjuangan hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai teladan hidup masa kini. (HS)

