Scroll untuk melanjutkan membaca

Sungai Ketalo Meluap, Puluhan Rumah di Desa Lubuk Mandarsah Terendam Banjir dan Akses Jalan Nasional Lumpuh

Sungai Ketalo Meluap, Puluhan Rumah di Desa Lubuk Mandarsah Terendam Banjir dan Akses Jalan Nasional Lumpuh

Suaratebo.net, Tebo – Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, memicu luapan Sungai Ketalo pada Jumat (17/04/2026). Kondisi ini menyebabkan puluhan rumah warga di Desa Lubuk Mandarsah terendam banjir dan memutus akses transportasi utama.

Banjir ini mengakibatkan jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Tebo menuju Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tepatnya di lintas Desa Lubuk Mandarsah – Lubuk Kambing, tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat akibat ketinggian debit air yang ekstrem.

30 Rumah Terdampak dengan Ketinggian Air Hingga 1 Meter

Kepala Desa Lubuk Mandarsah, Zulpan, mengonfirmasi bahwa hujan lebat yang mengguyur sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari menjadi penyebab utama bencana ini. Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 30 unit rumah warga tergenang air.

"Ketinggian air cukup bervariasi di pemukiman, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 1 meter di titik terendah," ujar Zulpan dalam keterangannya, Jumat (17/04/2026).

Jalur Alternatif Melalui Bukit Grinting

Bagi masyarakat atau pengguna jalan yang hendak melintas, pemerintah desa menyarankan penggunaan jalur alternatif. Mengingat jalan utama lumpuh total, pengendara dapat mengalihkan rute perjalanan guna menghindari titik banjir.

"Untuk akses jalan, tersedia jalan alternatif melalui Pos Kembar sebelah kiri, melewati Bukit Grinting yang nantinya akan tembus langsung ke Dusun Pelayang Tebat," tambah Zulpan memberikan arahan bagi para pengendara.

Harapan Warga Terhadap Penanganan Pemerintah

Pihak Pemerintah Desa Lubuk Mandarsah dilaporkan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Tengah Ilir serta Pemerintah Kabupaten Tebo terkait kondisi terkini di lapangan. Zulpan berharap adanya perhatian serius dan bantuan cepat dari instansi terkait bagi warga yang terdampak.

Mengingat wilayah ini kerap menjadi langganan "banjir dadakan" karena lokasinya yang bersinggungan langsung dengan aliran Sungai Ketalo, mitigasi jangka panjang sangat dibutuhkan. Meski biasanya air akan cepat surut saat cuaca cerah, kerugian materil dan terhambatnya mobilisasi ekonomi antar-kabupaten tetap menjadi beban bagi masyarakat setempat. (HS)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Sungai Ketalo Meluap, Puluhan Rumah di Desa Lubuk Mandarsah Terendam Banjir dan Akses Jalan Nasional Lumpuh
  • Sungai Ketalo Meluap, Puluhan Rumah di Desa Lubuk Mandarsah Terendam Banjir dan Akses Jalan Nasional Lumpuh
  • Sungai Ketalo Meluap, Puluhan Rumah di Desa Lubuk Mandarsah Terendam Banjir dan Akses Jalan Nasional Lumpuh
  • Sungai Ketalo Meluap, Puluhan Rumah di Desa Lubuk Mandarsah Terendam Banjir dan Akses Jalan Nasional Lumpuh
  • Sungai Ketalo Meluap, Puluhan Rumah di Desa Lubuk Mandarsah Terendam Banjir dan Akses Jalan Nasional Lumpuh
  • Sungai Ketalo Meluap, Puluhan Rumah di Desa Lubuk Mandarsah Terendam Banjir dan Akses Jalan Nasional Lumpuh