![]() |
| Indonesia Amankan Suplai Minyak Mentah dari Rusia, Bahlil; Ketahanan Energi Nasional Aman/Gambar Ilustrasi AI |
Suaratebo.net, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menyepakati kerja sama strategis jangka panjang dengan Rusia di sektor energi. Kerja sama ini mencakup kepastian suplai minyak mentah (crude oil) hingga rencana pembangunan infrastruktur energi berskala besar di tanah air.
Melansir laporan dari CNBC Indonesia, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa kesepakatan ini merupakan hasil dari pertemuan intensif dengan Menteri Energi dan Utusan Khusus Presiden Vladimir Putin atas arahan langsung dari Presiden RI.
"Kabarnya alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia dan juga dari pihak Rusia akan siap membangun beberapa infrastruktur yang penting dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita," ujar Bahlil di Istana, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (17/4/2026).
Rencana Impor LPG untuk Diversifikasi
Selain sektor minyak mentah, pemerintah juga sedang mengupayakan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Rusia. Langkah ini diambil sebagai upaya diversifikasi sumber energi, mengingat kebutuhan impor LPG Indonesia mencapai 7 ton per tahun.
Berdasarkan data yang dihimpun CNBC Indonesia, Bahlil menyebutkan bahwa komunikasi terkait suplai LPG masih dalam tahap penjajakan lanjutan. Meski demikian, untuk sektor minyak mentah, proses kesepakatan disebut sudah hampir mencapai tahap final.
Stok Minyak Nasional Dipastikan Aman
Terkait volume impor, Bahlil masih enggan merinci angka pastinya karena adanya kesepakatan kerahasiaan. Namun, ia memberikan jaminan bahwa ketersediaan pasokan minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri akan tetap stabil hingga akhir tahun ini.
"Untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember insya Allah sudah aman. Jadi kita nggak perlu risau tinggal kita meningkatkan produksi daripada kilang kita," tegas Bahlil seperti diberitakan CNBC Indonesia.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mengamankan stok energi nasional, tetapi juga memperkuat infrastruktur cadangan energi melalui investasi langsung dari pihak Rusia di Indonesia. (HS)

